Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pasar murah dengan harga distributor di Banjarmasin, tepatnya halaman kantor dinas tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Fariada Wariansi di Banjarmasin, Selasa, mengatakan, penyelenggaraan pasar murah yang bakal digelar selama tiga hari tersebut, sebagai upaya pemerintah untuk menekan kenaikan harga barang setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
"Sampai saat ini belum ada dampak kenaikan harga kebutuhan pokok setelah kenaikan harga BBM, tetapi kita tetap perlu antisipasi," katanya.
Dengan digelarnya pasar murah, tambah dia, diharapkan pedagang yang berniat menaikkan harga kebutuhan pokok untuk mendapatkan keuntungan lebih, bisa mengurungkan niatnya.
Tahap awal, kata dia, pasar murah di gelar di halaman kantor Disperindag, untuk melayani masyarakat sekitat kantor yang juga banyak terdapat warga kurang mampu.
Beberapa barang yang dijual antara lain, gula, telor, minyak goreng, baju bahkan buku tulis yang dijual dengan harga diskon hingga 20 persen lebih, serta beberapa kebutuhan pokok lainnya.
"Perbedaan harga di pasar dengan di pasar murah antara Rp1.500 hingga Rp2. ribu, sehingga cukup membantu masyarakat," katanya.
Menghindari aksi borong oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab, kata dia, pembelian kebutuhan pokok dibatasi, sehingga seluruh masyarakat yang membutuhkan bisa kebagian.
Beberapa barang dagangan yang digelar di pasar murah, banyak diserbu pembeli, sehingga dalam waktu singkat habis terjual.
Beberapa barang, seperti baju juga banyak diminati, karena kendati harganya murah yaitu antara Rp25 ribu hingga Rp50 ribu, namun kualitasnya cukup bagus.
Selain di halaman kantor Disperindag, pasar murah juga digelar di beberapa daerah di Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin.
Khusus di Kota Banjarmasin, pasar murah digelar yaitu pada 2-3 Juli dilaksanakan di Kelurahan Kelayan Selatan, kemudian 4-5 Juli di laksanakan di Kelurahan Sungai Andai, 15-16 Juli di Kelurahan Pelambuan, 29-30 Juli di Kelurahan Kuin Utara dan 31 Juli hingga 1 Agustus di Kelurahan Pangambangan.
Sedangkan di Kabupaten Batola pasar murah dilaksanakan pada 22-23 Juli yaitu di Kelurahan Handil Bakti dan 24-25 Juli yaitu di Desa Berangas Timur.
Pasar murah di Kabupaten Banjar digelar pada 8-9 Juli di Desa Simpang Empat, 10-11 Juli di Kelurahan Sungai Lulut dan 17-18 Juli digelar di Kelurahan Handil Manarap.
"Pasar murah tersebut kita gelar di titik-titik yang paling banyak terdapat penduduk miskinnya," katanya.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.