Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Warga jalan Jenderal Ahmad Yani Km 5 Banjarmasin meminta agar pihak kepolisian memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku aksi balapan liar yang sering beroperasi di wilayah mereka, karena dinilai sangat meresahkan masyarakat.
Ibu Rumah Tangga, Adelia Banjarmasin, Senin mengatakan, dirinya pernah hampir tertabrak dengan pelaku balapan liar yang sangat ugal-ugalan itu.
Bukan itu, balapan liar di Km 5 itu sudah sangat keterlaluan mereka mulai beraksi mulai pukul 02.00 wita hingga pukul 04.00 wita dini hari dan sangat mengganggu ketenangan dan kenyaman warga di sekitar kawasan tersebut.
Untuk itu kepada pihak kepolisian khususnya Polsekta Banjarmasin Timur dan Pos Lantas yang berdekatan dengan kawasan yang sering dijadikan ajang balapan liar itu, agar bisa sering-sering melakukan pemantauan dan membubarkan aksi tersebut.
Karena itu sudah menjadi tugas pihak kepolisian untuk memberikan rasa nyaman dan rasa aman setiap warga serta lainnya termasuk pengendara di jalan raya yang melintas di kawasan itu.
"Kita mohon kepada polisi itu selalu melakukan patroli di kawasan tempat ajang balapan liar, dan kemungkinan polisi pasti tau pukul berapa saja aksi itu memulai aksi, jadi kita meminta polisi jangan hanya diam saja," terang ibu yang memiliki anak satu itu.
Bukan itu saja, bagi setiap pelaku balapan liar yang tertangkap, harus sesuai aturan hukum yang berlaku dan sepeda motornya harus ditahan hingga batas yang tidak bisa ditentukan.
Sementara itu Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, mengatakan, sebelum adanya keluhan masyarakat, pihak regu III Unit Patroli Kota sudah melakukan pengawasan dan pemantuan terhadap balapan liar itu.
Bukan itu saja, Unit Patko juga beberapa hari lalu telah mengamankan satu pelaku pembalap liar beserta sepeda motornya yang tidak dilengkapi perlengkapan dan kelengkapan kendaraan bermotornya.
Namun setiap para pelaku pembalap liar yang tertangkap akan kami serahkan ke Satuan Lalu Lintas karena satuan tersebut yang berhak untuk menangani tindak lanjut sanksi yang diterapkan.
"Kita akan terus melakukan patroli, pengawasan terhadap para pembalap liar, patroli tersebut kita lakukan hingga dini hari menjelang sholat subuh, karena pada dini hari itu biasanya para pembalap itu beraksi," tutur pria berkumis tipis itu.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.