Memasuki bulan Maulid yang bertepatan dengan Februari ini, harga minyak tanah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, mengalami kenaikan.

Menurut pedagang minyak tanah (Mitan) eceran, Kai Uhur, di Kota Barabai, ibu kota HST, Kamis (10/2), kenaikan yang terjadi sebesar Rp500 per liter.

"Di pangkalan, minyak tanah sudah seharga Rp4.700 per liter, naik dari sebelumnya yang seharga Rp4.200 per liter," ujarnya.

Kenaikan yang terjadi di pangkalan minyak tanah membuat pengecer juga terpaksa menaikkan harga dari semula sebesar Rp5 ribu per liter menjadi Rp5.500 per liter.

Ia mengatakan, kenaikan harga minyak tanah memang biasa terjadi saat bulan Maulid karena warga banyak yang merayakannya sehingga permintaan meningkat pula.

"Kenaikan di bulan Maulid memang rutin terjadi tiap tahun dan akan kembali turun bila bulan itu usai," katanya.

Namun ia menambahkan, kemungkinan tahun ini harga minyak tanah tidak akan mengalami penurunan, bahkan sangat mungkin justru terus naik.

"Informasi yang saya peroleh dari pangkalan, April mendatang harga minyak tanah akan naik lagi menjadi Rp7 ribu per liter hingga Rp8 ribu per liter," tambahnya.

Bila informasi itu benar, maka di tingkat pengecer dipastikan harga minyak tanah nantinya akan berkisar antara Rp7.500 per liter hingga Rp8.500 per liter.(adi*C)


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026