Kotabaru, (Antaranews.Kalsel) - PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja Cabang Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengalokasikan dana beasiswa sebesar Rp765 juta untuk para pelajar dan mahasiswa yang merupakan anak dari peserta Jamsostek itu.
Kepala PT Jamsostek Cabang Kotabaru, Juli Setiyanto, Minggu, mengatakan, penyerahan beasiswa telah menjadi kegiatan rutin setiap tahun dalam upaya turut meningkatkan kemajuan pendidikan di Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu.
Proses penyerahan beasiswa berlangsung cukup menarik karena perwakilan perusahaan yang karyawannya menjadi peserta Jamsostek merasa terharu dan termotivasi dengan adanya program beasiswa itu.
Kabid Pemasaran PT Jamsostek Cabang Kotabaru Wira Sirait, menambahkan, pemberian beasiswa merupakan bagian dari Program Jamsostek Peduli Pendidikan.
Jamsostek Peduli Pendidikan merupakan bagian dari program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) dan tanggung jawab sosial perusahaan atau Coorporate Sosial Responsibility (CSR) Jamsostek.
"Dengan memberikan beasiswa bagi anak-anak yang berprestasi, kami berharap bisa terus memotivasi mereka untuk lebih giat meningkatkan pendidikannya, agar menjadi pelajar yang berprestasi," ujarnya.
Sejumlah perusahaan yang karyawannya menjadi peserta PT Jamsostek menyampaikan terimakasih atas program beasiswa tersebut.
Pihak perusahaan juga berharap dan mendorong Jamsostek terus eksis serta melanjutkan program serupa di kemudian hari.
Juli Setiyanto berpesan, agar perusahaan meningkatkan kualitas data kepesertaan dan menggunakan virtual account yang sudah disosialisasikan di setiap pembayaran iuran Jamsostek.
Menurut Setiyanto, pada 2013 Jamsostek juga melaksanakan kegiatan pengobatan secara cuma-cuma.
Kegiatan tersebut berupa sunatan massal di dua kabupaten wilayah operasional, yakni di Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru, dan Sebamban Lama, Kabupaten Tanah Bumbu.
"Melalui kegiatan tersebut kami berharap dapat meningkatkan rasa persaudaraan di antara tenaga kerja peserta Jamsostek," ucapnya.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.