Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 54 pengendara yang melanggar aturan lalu-lintas memperoleh teguran dari pihak kepolisian setempat selama razia "Operasi Simpatik 2013" yang mulai digelar Selasa (7/5).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin, Kompol Moerdilly Sik di Banjarmasin, Jumat mengatakan, dalam razia Operasi Simpatik ini, pihaknya hanya memberikan surat teguran dan ada juga beberapa yang dilakukan penilangan.
Gelar razia Operasi tersebut dilakukan Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin sekitar pukul 09.00 wita hingga pukul 10.30 wita yang berlokasi di Jalan Taman Sari tepatnya didepan Gedung Mahligai Banjarmasin.
Dalam Operasi Simpatik itu polisi juga melakukan penilangan terhadap para pengendara yang dinilai membahayakan dan bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas terhadap dirinya dan orang lainnya serta tidak membawa surat menyurat kendaraan.
54 pengendara yang berikan surat teguran dalam razia tersebut karena mereka tidak menyalakan lampu kendaraan pada siang hari dan telah melanggar aturan berlalu lintas.
"Operasi Simpatik ini kita hanya memberikan surat teguran terhadap pelanggaran kecil yang dilakukan oleh pengendara, dan selain itu juga polisi memberikan edukasi agar pengendara mengerti dan memahami pentingnya mentaati aturan dalam berlalu lintas," terangnya.
Bukan itu saja, dalam kegiatan tersebut Satuan Lalu Lintas juga memberikan sanksi tilang kepada pengendara karena tidak lengkap membawa surat menyurat kendaraan dalam berkendara di jalan raya.
Ada sekitar delapang pengendara yang diberikan sanksi tilang dikarenakan pelanggaran yang mereka lakukan diantaranya tidak membawa STNK dan sepeda motor yang diamankan sebanyak delapan unit dari delapan pelanggar.
"Dalam rangka razia Operasi Simpatik 2013 ini, kita juga bisa memberikan sanksi tilang karena pengendara melakukan pelanggaran fatal diantaranya tidak membawa STNK, SIM serta lainnya," tutur pria berbadan tinggi besar itu.
Operasi kali ini dilakukan semat-mata sebagai bentuk pecitraan terhadap masyarakat dengan memberikan pengetahuan tentang berlalu lintas yang baik dan benar juga untuk menjadi pelopor keselamatan serta membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan, demikian Moerdilly.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.