Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pengantre untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kalimantan Selatan, terutama di daerah hulu sungai atau "Banua Anam" provinsi tersebut, masih "mengular".
Koresponden Antara Kalsel yang melakukan perjalanan ke Banua Anam, Sabtu melaporkan, antrean kendaraan bermotor masih panjang untuk mendapatkan BBM bersubsidi pada sejumlah SPBU di daerah hulu sungai tersebut.
Antrean itu bukan cuma pengguna solar, tapi juga premium.
Oleh karena itu, sejumlah sopir angkutan penumpang umum jurusan Hulu Sungai - Banjarmasin, banyak lebih memilih mengisi bahan bakar pada SPBU yang ada di ibu kota Kalsel dan sekitarnya.
Sebagaimana penuturan Ufik, salah seorang sopir jurusan Banjarmasin - Hulu Sungai, dia mengisi penuh bahan bakar mobilnya di Banjar (Banjarmasin dan sekitar), untuk menaksi.
"Pasalnya mengisi bahan bakar di daerah Banjar antreannya tidak panjang seperti di daerah hulu sungai. Bahkan jika dibandingkan dengan daerah Banjar, di SPBU hulu sungai itu sering cepat habis," katanya.
Dengan antrean yang mengular pada sejumlah SPBU di hulu sungai itu, membuat aparat kepolisian setempat turun tangan untuk mengatur agar tidak terlalu mengganggu kelancaran lalulintas.
Seperti terlihat pada beberapa SPBU di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, antrean panjang kendaraan bermotor bukan cuma melubar ke tepi jalan, tapi memanjang di pinggir seberang-menyerang jalan.
Sementara itu, seorang pengamat BBM di Kalsel, Hj Nurul memperkirakan, masih panjangnya antrean kendaraan bermotor untuk mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU, karena ketidaktegasan pemerintah dalam rencana menaikan harga.
"Sebagai contoh memberitahukan rencana kenaikan BBM. Namun rencana itu terus molor, sehingga hal tersebut bukan cuma mengundang kepanikan pembeli, tapi juga menjadi kesempatan spekulan bermain," katanya.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.