Saya bersama pak wakil ingin desa cepat maju. Apa saja yang ingin dibangun dibicarakan, dibangun secara gotong royong menggunakan dana desa. Untuk Desa Kayu Abang dana desanya sekitar Rp1,7 miliar, semoga bisa digunakan dengan baik. Dan jangan lupaPelaihari (ANTARA) - Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Sukamta mengingatkan warga Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), karena PBB yang dibayarkan itu dananya dikembalikan ke desa untuk percepatan pembangunan.
“Nilai tagihan PBB yang dibayarkan masyarakat jumlahnya lebih sedikit dibanding dana yang diterima desa,’ujar Bupati Tanah Laut H Sukamta, pada kegiatan Manunggal Tuntung Pandang di Desa kayu Abang, Jum’at (12/7).
Menurut dia, bayar PBB tidak mahal, tetapi desa dapat keuntungan dengan dikembalikannya uang tersebut melalui APBDes yang jauh lebih besar.
Baca juga: PKK Tanah Laut berkomitmen kurangi penggunaan plastik
Sukamta juga mengungkapkan, dalam kepemimpinannya bersama Abdi Rahman ingin semua desa di Kabupaten Tanah Laut punya kesempatan yang sama dalam membangun, sehingga tidak ada kata tertinggal mengingat dana yang dikucurkan untuk desa jauh lebih besar dari tahun sebelumnya.
"Saya bersama pak wakil ingin desa cepat maju. Apa saja yang ingin dibangun dibicarakan, dibangun secara gotong royong menggunakan dana desa. Untuk Desa Kayu Abang dana desanya sekitar Rp1,7 miliar, semoga bisa digunakan dengan baik. Dan jangan lupa untuk taat membayar PBB," pesan bupati.
Baca juga: Bupati panen bawang merah
Sementara itu, kegiatan Manunggal Tuntung Pandang di Desa Kayu Abang, selain terdapat pelayanan gratis dari beberapa SKPD juga dimeriahkan dengan penampilan anak-anak Desa Kayu Abang yang menjadi atlet Dojo.
Anak-anak tersebut dibina pelatih Adolf Bastian Lubis berhasil menoreh berbagai prestasi, tidak hanya ditingkat provinsi tapi juga nasional.
Masih dalam rangkaian kegiatan Manunggal Tuntung Pandang, Tim Penggerak PKK Desa Kayu menggelar lomba membuat kudapan berbahan dasar ubi jalar yang diikuti enam peserta dari enam RT.
Dari hasil lomba kudapan itu pnitia lelang dan hasil lelang terkumpul sebesar Rp 1.770.00 untuk disumbangkan ke masjid di desa tersebut.
Baca juga: Menko PMK ajak masyarakat wujudkan keluarga Indonesia tentram
Pewarta: AriantoEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026