Hampir 15 persen masyarakat tinggal di situ mencari kehidupan hari-harinya melaut atau profesi nelayan,

Pelaihari (ANTARA) - Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Rahmat Trianto menyebutkan, di kabupatennya ada enam kecamatan dan 24 desa tinggal di garis pantai, sehingga sudah sepantasnya pemerintah daerah untuk memikirkannya.

"Hampir 15 persen masyarakat tinggal di situ mencari kehidupan hari-harinya melaut atau profesi nelayan," ujar H Rahmat Trianto, pada acara peluncuran atau Launching Inovasi Daerah Siap Melaut, di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Rabu.

Menurut dia, berdasarkan hal itu, program Inovasi Daerah Siap Melaut pihaknya luncurkan dengan tujuan agar dalam melaut para nelayan daerah tersebut nyaman dalam semua hal.

"Dalam melaut tenang karena kapalnya sudah meiliki izin lengkap. Sebagai contoh seseorang memiliki kendaraan motor tidak memiliki SIM dan STNK, tidak tenang," ucap bupati.

Begitu juga dalam hal melaut, jelas dia, kapal-kapalnya harus berizin dulu dan ketika meninggalkan keluarga harus tenang, karena kalau ada salah satu keluarga yang sakit siapa yang membiayai.  

Baca juga: Kapolres Tala: kehadiran Polri dalam Musrenbang wujud komitmen mendukung pembangunan daerah

"Kita berkomitmen memperhatikan orang-orang pekerja non formal seperti, nelayan, tukang bangunan daan lain-lain," tegasnya.

Lebih lanjut H Rahmat Trianto mengemukakan, pada tahun 2026, baik itu pekerja non formal seperti, nelayan maupun pekerja tukang bangunan sampai ke tingkat RT pihaknya ikutkan pada kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

"Yang selama ini ketika mereka sakit, mereka bingung karena tidak memiliki BPJS Tenagakerja. Karena ada perbedaan antara BPJS Kesehatan dengan BPJS Ketenagakerjaan," terangnya.  

Dia bersyukur, pada tahun 2026 Pemkab Tanah Laut sudah mendaftarkan pekerja non formal sekitar 25 ribu BPJS ketenagakerjaan dan setelah selesai kepimpinannya bersama HM Zazuli kepesertaan bisa mencapai 50 sampai 60 ribu bagi pekerja rentan dan pegawai mengurus pro masyarakat.

"Seluruh RT nanti dilengkapi dengan BPJS Ketenagakerjaan," tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut M Kusri mengharapkan, Inovasi Daerah Siap Melaut memberikan manfaat, terutama dapat membantu nelayan di Kabupaten Tanah Laut.
 



Pewarta: Arianto
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026