Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan melalui komisi-komisinya melakukan pemantauan secara ketat pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi setempat tahun anggaran 2013.

"Dari pemantauan tersebut, kita akan evaluasi sampai sejauhmana pelaksanaan APBD 2013, terutama triwulan I," ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel H Riswandi, Kamis.

Evaluasi tersebut melalui komisi-komisi sesuai pembidangan masing-masing, lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Menurut mantan pegawai Departemen Keuangan Republik Indonesia itu, pemantauan dan evaluasi tersebut, penting, terutama untuk lebih memaksimalkan pelaksanaan APBD 2013, sesuai target dan sasaran.

Pemantauan pelaksanaan APBD Kalsel 2013 triwulan I (Januari - Maret), yang dijadwalkan 3-5 April itu, sasaran utama di kabupaten/kota, demikian Riswandi.

Untuk pemantauan pelaksanaan APBD 2013 itu, Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel yang diketuai Muhammad Ihsanudin ke Bupaten Tapin.

Kemudian Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur yang diketuai H Puar Junaidi, serta Komisi IV budang kesra yang diketuai Habib Ali Khaidir Al Kaff ke Kabupaten Balangan.

Sedangkan dalam kesempatan pertama kunjungan kerja dalam daerah Kalsel, Komisi I bidang hukum dan pemerintahan, memantau pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Namun ketika dihubungan lewat telepon seluler, Ketua Komisi I DPRD Kalsel H Achmad Bisung belum bersedia memberi keterangan hasil pemantauan Pilkada HSS, yang pemilihannya 3 April 2013 tersebut.

"Nanti saja kita bicara, saya lagi dalam perjalanan menuju pulang ke Banjarmasin dan sedang menyetir," jawab singkat politisi senior Partai Demokrat itu.

Sementara informasi dari Media Center Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) HSS, hasil sementara Pilkada di kabupaten tersebut, pasangan nomor dua (Akhmad Fikry - Ardiansyah) mencapai 65 persen.

Kemudian menyusul pasangan Muchran - Abdul Kadir mencapai 22 persen dan Muhammad Husaini - Muhyani baru sekitar 12 persen.





: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026