Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Satu orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ditangkap masyarakat dan langsung diamuk massa di komplek Surin Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Pantauan ANTARA, Senin (1/4) dini hari sekitar pukul 01.00 wita, pelaku curanmor melintas di Komplek Surin, dan saat itu warga curiga dengan sepeda motor yang mereka kendarai.

Saat dilakukan pemeriksaan, warga yang sudah menerima data salah seorang warga yang kehilangan sepeda motor itu, ternyata cocok data dengan kendaraan yang dipakai pelaku.

Langsung saja, warga komplek tersebut dan gabungan tim emergency menangkap pelaku tersebut serta memukulnya hingga babak belur dan tak sadarkan diri, diketahui teman pelaku sempat melarikan diri.

Setelah pelaku dibekuk massa dan barang bukti kendaraan bermotor diamankan, warga bersama-sama dengan tim emergency gabungan menyerahkannya ke Polresta Banjarmasin.

Namun sebelum diserahkan, pelaku dibawa terlebih dahulu ke Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso Polda Kalsel untuk mendapatkan pertolongan medis karena pelaku terluka parah.

Pelaku yang diketahui berinisial AD (22) warga Alalak Tengah Banjarmasin Utara itu, hasil pemeriksaan medis, mendapat enam mata luka akibat tusukan benda tajam dan tidak dketahui siapa yang melakukan.

Luka tusuk yang dialami AD itu diantara tiga di punggung belakang, satu di pinggang sebelah kanan dan dua luka tusuk di bagian perut, serta ada dugaan tulang rusuk AD mengalami patah.

Saat ditanya ANTARA, pelaku AD hanya bisa berkata dia melakukan bersama temannya, dan temannya sempat kabur atau melarikan diri dari kejaran massa.

Usai dilakukan pemeriksaan medis, kasus Curanmor tersebut ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin untuk selanjutnya dilakukan pengembangan diperkirakan menunggu pelaku sadarkan diri.

Sementara itu korban, Sarifuddin alias Udin (44) warga Jalan Ampera 1 Teluk Tiram Rt 46 No 11 Banjarmasin Barat, mengatakan kendaraan jenis Mio Sporty warna putih dan DA 6912 CO dan hilang pada Minggu (30/3) sekitar pukul 17.00 wita diteras depan rumah.

Atas kehilangan sepeda motor itu, dirinya sudah melapor ke sentral pelayanan kepolisian Polresta Banjarmasin, dan pada pukul 01.00 wita Senin (1/4) dini hari dapat kabar sepeda motornya ditemukan dan pelakunya berhasil ditangkap warga.

"Saya senang sepeda motornya sudah ditemukan lagi, dan pelakunya berhasil ditangkap, semoga kasus ini bisa terus dikembangkan oleh polisi, dan temannya bisa tertangkap, sehingga tidak ada lagi korban-korban lainnya," terang pria berkulit hitam itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kompol Afner Juwono Sik di Banjarmasin, Senin mengatakan, sebelum pelaku ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminak namun masyarakat yang mengetahui langsung melakukan pengeroyokan terhadap pelaku karena resah atas perbuatannya.

Karena pelaku mengalami beberapa tusukan dan diduga patah tulang rusuk lalu dievakuasi menggunakan mobil emergency dan dibawa kerumah sakit Bhayangkara.

"Sebelumnya mereka juga sudah melakukan Curanmor di dua tempat kejadian sehingga menjadi tiga tempat dengan yang baru saja mereka lakukan, saat ini proses penyelidikan dan penyidikan terus dikembangkan oleh anggota dilapangan termasuk mencari satu teman pelaku yang sempat kabur," ucap pria lulusan Akpol angkatn 2000 itu. 


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026