Oleh Ulul Maskuriah

Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengembangkan industri pengolahan berbasis keunggulan daerah untuk mendorong tumbuhnya perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Direktur Jendral Pengembangan Wilaya Industri (PPI) Kementerian Perindustrian Dedy Mulyadie di Banjarmasin, Kamis, mengatakan bahwa beberapa sektor industri unggulan tersebut kini sedang dalam proses penetapan.

"Kita akan terus mendorong industri-industri daerah untuk tumbuh dan berkembang sehingga akan tumbuh pengusaha baru di daerah," katanya.

Mendukung hal tersebut, kata dia, Kementerian Perindustrian mendorong melalui program kompetensi industri daerah (KIID), yaitu pengembangan industri unggulan provinsi dan kompetensi inti industri kabupaten dan kota.

Beberapa daerah di Kalsel yang kini sedang dalam proses tersebut, antara lain, Provinsi Kalsel secara umum kini sedang dalam proses penetapan untuk menjadi pusat industri kerjainan rotan, purun, dan pengolahan karet.

Selanjutnya, Kabupaten Kotabaru sebagai pusat industri pengolahan rumput laut, Banjar, pusat industri batu permata, mulia, emas dan perak.

Selain itu, Kabupaten Barito Kuala, sebagai pusat industri pengolahan anyaman purun, Kabupaten Tapin, pusat industri kaolin, Hulu Sungai Selatan, pusat industri makanan ringan khas Kandangan.

Sementara itu, Kabupaten Tanah Bumbu sebagai pusat industri pengolahan produk dan produk sampingan industri besi baja, Kota Banjarmasin pusat industri kain sasirangan, dan Banjarbaru pusat industri pengolahan kaolin.

Seluruh daerah tersebut, kini sedang dalam proses penetapan untuk pengembangan produk sesuai dengan sumber daya alam yang mendukung di masing-masing daerah.

Beberapa daerah lainnya, yaitu Kabupaten Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, Tabalong, hingga kini memiliki kajian tentang potensi daerah yang bisa dikembangkan.

Kabupaten lainnya, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada tahun 2013 sedang memulia untuk proses kajian untuk menetapkan potensi unggulan di daerah.

Penetapan daerah unggulan pada masing-masing daerah, sangat tergantung dengan potensi sumber daya alam dan industri yang telah berkembang di masing-masing daerah.

Seperti anyaman purun di Kabupaten Batola, di daerah tersebut dikenal sebagi daerah penghasil purun yang relatif cukup besar, dan sudah secara turun-temurun masyarakatnya menekuni bidang tersebut.

Begitu juga daerah lainnya, seperti Tanah Bumbu, sebagai pusat industri baja karena daerah tersebut memiliki sumber daya alam berupa tambang biji besi yang cukup besar.





Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026