Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Pelaku yang diduga melakukan aksi balapan liar nekat menabrak seorang polisi, untuk melarikan diri agar bisa lepas dari sergapan polisi yang melakukan penertiban aksi tersebut.
Pantauan ANTARA, pada Sabtu (23/3) malam sekitar pukul 23.00 wita, para pelaku aksi balapan liar berlokasi di Jalan Sudirman Banjarmasin tepatnya di depan Kantor Gubernur Kalsel itu, melarikan diri dan kocar kacir setelah polisi datang dengan menggunakan kendara pengurai massa (Ranraimas).
Dengan kedatangan polisi menggunakan sepeda motor itu membuat para pelaku balapan liar itu bingung untuk menyelamatkan diri hingga memacu sepeda motor dengan sekencang mungkin.
Namun naas bagi Briptu Jodik Santiago anggota Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin itu ia terhempas ke aspal karena salah satu pelaku balapan liar menabraknya dari belakang.
Selain jatuh tersungkur Briptu Jodik, pelaku yang menabrak polisi itu, juga ikut terjatuh dan pelaku pun langsung diamankan oleh polisi lainnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Akibat dari tabrakan itu, polisi muda tersebut mengalam luka ditelapak kanan dan kaki terlihat keseleo, karena benturan keras dari aksi nekat tabrak polisi itu.
Selain mengamankan pelaku penabrak polisi yang diketahui berinsial HD (17), polisi juga mengamankan sepeda motor honda beat warna merah.
Sementara itu Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Minggu saat di konfirmasi, membenarkan dalam patroli deologis di kawasan Jalan Sudirman, anggotanya ada yang ditabrak pelaku balapan liar.
Saat ini, pelaku dan sepeda motornya sudah diserahkan ke Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin untuk proses hukum selanjutnya, dan langsung diberikan sanksi tilang akibat perbuatannya.
Untuk diketahui juga, pada waktu dan ditempat yang sama di Jalan Sudirman, polisi juga berhasil mengamakan sekitar 14 unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk aksi balapan liar.
Bukan itu saja memasuki Minggu (24/3) dini hari sekitar pukul 03.00 wita, polisi yang terus melakukan patroli deologis itu juga mengamankan sekitar 13 unit sepeda motor di kawasan jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Hasan Basri.
"Total keseluruhan sepeda motor yang diamankan dalam patroli/hunting yang dilakukan itu mengamankan sekitar 27 unit sepeda motor dan selanjutnya puluhan roda dua itu segera di serahkan ke Satuan Lalu Lintas yang lebih berhak dan berwenang menanganinya," terang pria berkumis tipis itu.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.