"Peran satuan tugas pemadam kebakaran cukup strategis dalam membangun perekonomian daerah karena turut melindungi aset masyarakat, dunia usaha, pemerintah daerah dan aset nasional," ujarnya di Martapura, Senin.
Ia mengatakan hal itu saat memimpin peringatan Hari Pemadam Kebakaran Nasional ke-94 yang dirangkai apel gabungan PNS lingkup Pemkab Banjar di halaman Kantor Bupati Banjar Jalan Ahmad Yani Km 40 Martapura.
Menurut wakil bupati yang sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, pemerintah pusat maupun daerah mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan petugas pemadam kebakaran.
"Petugas pemadam kebakaran selalu siaga sepanjang hari tanpa mengenal waktu libur, sigap dalam merespon kejadian tanggap darurat sehingga hari pemadam kebakaran diperingati setiap tanggal 1 Maret," ungkapnya.
Disisi lain, kata dia, petugas pemadam kebakaran juga sangat berjasa menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai semboyan "pantang pulang sebelum api padam" walaupun nyawa taruhannya.
Dikatakan, kepala daerah selaku penanggung jawab utama penanggulangan kebakaran diharapkan meningkatkan kapasitas institusi pemadam kebakaran dalam pengurangan resiko di setiap tahapan manajemen kebakaran.
"Langkah yang dilakukan baik pra, sedang hingga pasca kebakaran dengan mengedepankan tindakan preventif daripada responsip sehingga setiap bencana bisa ditanggulangi secara menyeluruh," ujarnya.
Ditambahkan, strategi demi mengurangi resiko kebakaran diantaranya mendekatkan pos pelayanan pemadam kebakaran di wilayah berpotensi tinggi kebakaran, peningkatan aparatur dan mobil damkar.
Kemudian, peningkatan kesejahteraan, membangun kerjasama satgas damkar antar daerah yang bersandingan dalam pelayanan penanggulangan kebakaran karena pelayanan tidak mengenal istilah batas wilayah administrasi.
Sementara itu, Data Kebencanaan Nasional tahun 2012 menunjukkan intensitas kejadian kebakaran menempati urutan ke-2 setelah banjir baik karena faktor alam, sosial masyarakat, insiden maupun non insiden.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.