"Tujuannya untuk menghemat energi, kita memanfaatkan tenaga matahari yang biaya operasionalnya minim," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru Sugian Noor, SH, di Kotabaru, Senin.
Dishub menargetkan bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,
terutama kecalakaan yang terjadi di jalan raya, khususnya di daerah persimpangan.
Hal itu bisa dilakukan dengan memasang lampu rambu-rambu lalu lintas di setiap persimpangan dan tikungan, agar pengendara atau pengguna jalan bisa lebih nyaman dan aman.
Dengan banyaknya persimpangan dan tikungan, tidak menutup kemungkinan akan diperlukan banyak lampu dan energi listrik yang akan digunakan.
Agar hal itu tidak terlalu memberatkan pemerintah dalam membayar tagihan rekening listrik.
"Kita memprogramkan teknologi kreatif dengan menggunakan energi tenaga surya," terang Sugian.
Memberikan kenyamanan dan menjaga keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama bagi Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru.
Untuk itu banyak langkah strategis yang akan dilakukan mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja, diantaranya memasang lampu rambu-rambu lalu lintas di daerah rawan kecelakaan.
Merevitalisasi dermaga yang masih menggunakan kontruksi kayu ulin dengan betonisasi, itu untuk di laut. Sedangkan di darat, merevitalisasi terminal induk dengan melengkapi saran dan prasarana yang dibutuhkan terminal Stagen.
"Kita juga akan memasang AC di ruang tunggu penumpang di terminal, dan beberapa program lainnya," imbuhnya.
Agar calon penumpang merasa nyaman saat menunggu angkutan umum, sebelum berangkat ke daerah tujuan atau sebaliknya.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.