Organisasi kemasyarakatan Rumah Manusia Foundation menyatakan kesiapan mereka membantu memfasilitasi penderita gangguan kejiwaan korban pemasungan oleh pihak keluarga untuk menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.


Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Rumah Manusia Foundation, Haris di Barabai, ibu kota Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Rabu, menanggapi adanya dua lelaki penderita gangguan kejiwaan yang mengalami pemasungan di Kecamatan Hantakan, kabupaten setempat.

Menurut dia secepatnya pihak Rumah Manusia Foundation akan mengunjungi lokasi pemasungan untuk memastikan kebenarannya.

"Dalam kunjungan itu kami sekaligus melakukan pendekatan dengan pihak keluarga agar bersedia untuk dilakukan penanganan terhadap penderita," ujarnya.

Rumah Manusia Foundation di dirikan sejak 2006 lalu di Banjarmasin dengan program kerja khusus penanganan terhadap perlindungan anak dan penderita gangguan kejiwaan yang mengalami pemasungan.

Sejak akhir 2012 lalu, Rumah Manusia Foundation memfokuskan penanganan penderita gangguan kejiwaan yang mengalami pemasungan di wilayah Banua Anam, yang terdiri dari enam kabupaten di Kalsel.

"Dalam penanganannya, kita berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan setempat," katanya.

Dengan ditemukannya dua orang penderita gangguan kejiwaan yang mengalami pemasungan di Kecamatan Hantakan, HST, total temuan Rumah Manusia Foundation hingga saat ini terhitung sejak awal 2013 di wilayah Banua Anam sudah berjumlah 11 orang.

Dari 11 orang penderita tersebut, tiga orang diantaranya masing-masing di dua orang dari Kecamatan Batang Alai Utara dan Pandawan di HST, sudah tertangani dan saat ini sudah menjalani perawatan di RSJ Sambang Lihum.

Sementara delapan lainnya, masing-masing dua orang di Kecamatan Hantakan, satu orang di Batang Alai Utara, dua orang di Batang Alai Selatan dan satu orang di Labuan Amas Utara di HST serta dua orang di Lampihong, Kabupaten Balangan dan satu orang di Kecamatan Kalua, Kabupaten Tabalong, masih dalam tahap pendekatan.

Ia menambahkan, Rumah Manusia Foundation akan membantu pihak keluarga penderita dalam hal pengurusan administrasi hingga mengantarkan ke RSJ untuk memperoleh perawatan.

"Setelah penderita dinyatakan sembuh, bekerja sama dengan Panti Sosial Budi Luhur, akan diberikan pelatihan dan pendidikan keterampilan sehingga mampu mandiri," tambahnya.

  Kegiatan sosial yang saat ini dilakukan oleh Rumah Manusia Foundation salah satunya untuk mendukung program pemerintah yang menargetkan Indonesia bebas pasung pada 2014 mendatang./D.

(T.KR-RMD/B/Z003/Z003) 27-02-2013 16:06:16

Pewarta: Rusmanadi
Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026