Limbah rumah tangga yang biasanya dibuang mencemari lingkungan kini diolah menjadi barang beharga yang bisa menghasilkan uang.
Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan keterampilan mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomis, di gedung Dekranasda Kabupaten Banjar, Kota Martapura, Senin.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari merupakan hasil kerja sama antara program CSR PAMA Group dengan Tim Penggeraj PKK Kabupaten Banjar.
Perwkilan PAMA Group, sebuah perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan Gatot Aristianto ketika membuka pelatihan tersebut mengatakan, peserta selama tiga hari mendapat pelatihan bagai mana mengolah sampah menjadi barang berharga.
Dengan keterampilan yang dimiliki itu diharapkan mampu mengurangi problem sampah yang mencemari Kabupaten Banjar.
"Setelah pelatihan ini peserta tetap akan terus dipantau agar semua materi yang deberikan dalam pelatihan akan terus terlaksana dan berkelanjutan" ujar Gatot.
Ia juga mengharapkan dengan pelatihan ini peserta mendapatkan pengalaman baru atau gagasan mengolah limbah rumah tangga maupun limbah lainnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar yang diwakili ketua Dharma wanita Kabupaten Banjar Hj Budiarti mengatakan, tujuan pelatihan untuk kelestarian lingkungan.
Caranya dengan mendaur ulang sampah rumah tangga serta meningkatkan keterampilan masyarakat terutama kaum ibu dan remaja putri serta meningkatkan pendapatan rumah tangga yang akan menciptakan peningkatan ekonomi rumah tangga.
Hj Budiarti juga menerangkan ada empat jenis pelatihan yang diberikan yakni pelatihan mendaur ulang limbah kertas, mendaur ulang limbah pelastik, mendaur ulang limbah pelepah dan daun pisang.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.