Realisasi dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan 2010 untuk pembangunan ruang perpustakaan mencapai Rp10,4 miliar bagi 40 sekolah dasar (SD) yang tersebar di Tabalong.

Kepala Dinas Pendidikan Tabalong  Drs Erwan SH MP di Tanjung, Jumat mengatakan, penggunaan DAK bidang pendidikan untuk tingkat SD maupun SMP hampir 100 persen baik untuk pembangunan fisik maupun peningkatan mutu.

"Realisasi DAK bidang pendidikan memang mendekati 100 persen karena masih ada beberapa SD yang pembangunannya baru bisa direalisasikan tahun ini," jelas Erwan.

Untuk pembangunan ruang perpustakaan bagi 40 SD tercatat enam SD yang pelaksanaan kegiatannya belum 100 persen diantaranya SD Negeri 3, SD Negeri 1 Kapar, SD Negeri Madang, SD Negeri Bangkiling dan SD Negeri Habau Hulu.

"Pelaksanaan kegiatan yang belum 100 persen disebabkan sulitnya material dan faktor alam seperti transportasi akses jalan," tambah Erwan.

Sedangkan penggunaan DAK bidang pendidikan bagi peningkatan mutu bagi 52 SD Rp2,1 miliar dengan realisasi kegiatan mencapai 100 persen.

Sementara itu untuk realisasi DAK bidang pendidikan bagi SLTP diantaranya penambahan ruang kelas Rp363 juta,  pembangunan perpustakaan sekolah Rp1,6 miliar, pemeliharaan rutin ruang kelas Rp7 miliar dan pengadaan alat praktik Rp7 miliar.

Total DAK bidang pendidikan 2010 yang diterima Tabalong Rp22 miliar dan 2011 dana serupa tidak lagi diterima dengan alasan kabupaten dengan julukan Bumi Sarabakawa dianggap mampu secara fiskal.

"Tahun ini kita memang tidak lagi mendapatkan DAK bidang pendidikan dengan alasan secara fiskal kita dianggap mampu membiayai," jelasnya.(mia/A)




Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026