Kepala Bidang Antarlembaga Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (DPD APTRINDO) Kalimantan Selatan Bambang Supriono mengatakan pembangunan infrastruktur di Kalimantan telah banyak mendukung kelancaran arus barang dari Banjarmasin ke berbagai daerah.

Menurut Bambang, selain menperlancar arus distribusi barang melalui darat, pembangunan infrastruktur jalan juga dapat meringankan biaya perawatan armada angkutan.

"Dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan yang saat ini tengah digenjot oleh pemerintahan Jokowi,  setidaknya dapat mengurangi biaya perawatan kendaraan," katanya.
 
Selain itu, kata dia, menjelang Ramadhan yang tinggal beberapa pekan ke depan, pihaknya juga memastikan bahwa armadanya siap dalam mendukung angkutan logistik kebutuhan bahan pokok selama puasa dan hari raya Idul Fitri.

"Mendukung angkutan logstik selama bulan puasa APTRINDO Kalsel tentu sudah siap, dan rasanya tidak ada masalah," kata Bambang.
 
. (Antaranews Kalsel/Latif Thohir)
Aptrindo cabang Kalsel, kata dia, baru saja dibentuk beberapa waktu lalu, namun demikian, pihaknya akan berupaya keras untuk meningkatkan pelayanan.

Beberapa upaya peningkatan pelayanan yang bakal dilaksanakan antara lain,  meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan menegakkan beberapa aturan antara lain, agar pengemudi truk terbebas dari minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang lainnya. 

Melalui aturan tersebut, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan truk angkutan barang.

Untuk itu, ia menyatakan dalam waktu dekat akan melakukan kerja sama dengan stakeholder guna meningkatkan profesionalisme awak angkutan truk.  

APTRINDO akan memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi supir yang dinilai telah layak mengemudi.

Bambang mengatakan, pihaknya saat ini menjalin hubungan dengan semua komponen, diantaranya dengan Pemprov Kalsel guna menambah kekuatan untuk menciptakan dan mengembangkan iklim usaha yang kondusif, bersih, dan transparan khususnya di bidang angkutan barang melalui jalan darat.


 

Pewarta: Latif Thohir

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019