Marabahan, (Antaranewd Kalsel)-Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan menyelenggarakan upacara peringatan wafatnya pahlawan nasional Pangeran Antasari ke- 156, di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (15/10). 


Upacara tersebut dipimpin Bupati Hj Noormiliyani AS dan diikuti pasukan TNI, Polri, Satpol PP, para pejabat eselon II, III, IV dan para pelaksana. 

Peringatan wafatnya pahlawan nasional asal Kalimantan Selatan juga  diikuti para Forkopimda dan Sekdakab Batola masing-masing beserta isteri berlangsung khitmat. 

Ada satu momen yang cukup mengundang peserta apel merinding, ketika pembacaan pesan- pesan Pangeran Antasari yang cukup menggelorakan semangat hingga ada peserta apel yang merinding mendengarnya. 

Pesan-pesan Pahlawan Nasional asal Banjar yang dinilai cukup patriotik itu yaitu “Lamun Tanah Kita Kahada Handak Dilincai Urang Haram Manyarah, Waja Sampai Ka Puting
Jangan Bacakut Papadaan Kita. Lamun Handak Tulak Manyarang Walanda Baikat Hati Di Tali 
Sindat Jangan Sampai Mati Paharatan Bukah, Matilah Kita Di Jalan Allah.”

“Siapa Nang Babaik-Baik Lawan Walanda Tujuh Katurunan Kahada Aku Sapa, Lamun Kita 
Sudah Supakat Handak Mahinyik Walanda Janganlah Walanda Di Bari Muha Badalas Pagat Urat Gulu.”

“Lamun Manyarah Kahada Haram Di Jamah Walanda Haram Diriku Di Panjara Haram Nagriku Di Jajah Haram Manyarah, Waja Sampai Ka Puting.” 

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS membacakan sambutan Gubernur Kalsel mengatakan, melihat 
pesan-pesan tersebut menggambarkan kalau Pangeran Antasari merupakan sosok yang berani, memiliki kegigihan, sekaligus dikenal sebagai sosok pemimpin yang ulet, tabah, dan sangat 
dicintai rakyat. 

Sikap dan prilaku yang ditunjukan almarhum, lanjutnya, mampu membangun kepercayaan dan menggerakan para pengikutnya serta masyarakat dimana pun berada untuk terus berusaha sekuat tenaga hingga tetes darah penghabisan guna mencapai tujuan dan tekad 
bersama mengusir penjajah sekaligus membebaskan warga Kalimantan dari penjajahan Belanda. 

Peringatan wafatnya Pangeran Antasari ke-156 ini tepatnya dilaksanakan Kamis (11/10), dengan tema peringatan wafatnya Pangeran Antasari kali ini “Lamun Handak Banua Makmur, Rakyat Sejahtera, Bergerak! Hancurkan Kemiskinan, Kebodohan dan Keterbelakangan.” 

Pewarta: Arianto

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018