Lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, yang lulus dalam penetapan calon peserta Pilkada Juni mendatang, bersepakat pemilu damai dan kondusif, serta siap menerima kekalahan jika tidak terpilih.

"Hanya ada satu calon bupati dan wakil bupati yang akan jadi, sehingga yang lainnya harus siap menerima kekalahan dengan lapang dada jika tidak terpilih," kata Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) HM Aunul Hadi, Senin.

Kesiapan menerima kekalahan ini, kata Aunul sangat diperlukan demi terciptanya suasana yang kondusif dalam pesta demokrasi di HSU.

Bupati mengimbau kepada calon yang kalah dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) nanti bisa menerima dengan lapang dada tanpa mengerahkan massa pendukungnya untuk berbuat kerusuhan.

Menurut Aunul, semua calon bupati dan wakil bupati HSU memiliki kelebihan dan kekurangan serta memiliki peluang yang sama untuk memenangi pilkada.

Himbauan juga banyak disampaikan oleh pemerintah dan tokoh masyarakat, agar pilkada di HSU berjalan dengan aman dan damai, menyusul gejolak yang timbul pascapenetapan calon bupati dan wakil bupati oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat yang tidak meloloskan pasangan Hamli dan Sutoyo karena tidak mendapat restu dari pengurus DPP PPP.

Pelaksanaan penetapan nomor urut calon juga sempat tertunda sehingga memaksa Ketua KPUD HSU M Noor dan sejumlah anggotanya berangkat ke Jakarta mencari tahu kepastian dari pengurus DPP PPP.

Rapat Pleno ulang penetapan nomor urut Senin (7/5) Ketua KPUD HSU menyampaikan bahwa surat keputusan DPP PPP Nomor 0392/EX/DPP/V/2012 tertanggal 4 Mei 2012 yang mengakui kepengurusan DPC PPP HSU yang diketuai Suwardi Sarlan dengan sekretaris Mukhtar Yahya Daud.

Sementara DPC PPP yang diketuai H Abdul Gaffar dan sekretaris Sutoyo Sandi telah diberhentikan, sehingga pencalonan Hamli-Sutoyo sebagai calon bupati dan wakil bupati gugur melalui surat keputusan tersebut.

Dari hasil penetapan nomor urut, Pasangan Hasib Salim - Maliki yang diusung gabungan partai politik (parpol) PKB, PBB, PKPI dan PAN menerima nomor urut 1.

Pasangan Syahdillah - Didi Buhari dari calon perseorangan nomor urut 2, Pasangan Gazali Rahman - Fahri Elhami yang diusung Demokrat, PDIP, Hanura, Gerindra, PPNUI, PKPB dan PPRN mendapat nomor urut 3.

Sedang pasangan H Mukarram Fikri dan Husaini Suni yang diusung PKS dan PBR bernomor urut 4 dan pasangan Golkar-PPP Abdul Wahid - Husairi Abdi nomor urut 5.

KPUD HSU telah mengumumkan hasil rekap Data Pemilih Tetap (DPT) di 586 lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) total berjumlah 163.655 pemilih, terdiri atas 79.628 pemilih laki-laki dan 84.027 pemilih perempuan./adi/C

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012