Paringin, (Antaranews Kalsel) - Pemkab Balangan merupakan kabupaten pertama di Provinsi Kalimantan Selatan yang mendaftarkan seluruh warganya ke program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS)  Cabang Barabai, Sugiyanto, Senin (18/12), Kabupaten Balangan adalah kabupaten pertama di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta. 

"Semoga kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Selatan dapat mengikuti langkah yang sudah dilakukan Kabupaten Balangan," imbaunya.

Dengan didaftarkannya penduduk Kabupaten Balangan ke program JKN-KIS yang sebelumnya dijamin program Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA), anggaran yang harus disediakan oleh Pemda dapat diproyeksikan awal tahun karena cukup dengan membayar secara rutin iuran perjumlah peserta, hal ini membantu Pemda dalam mengelola keuangan daerah.

Sementara itu Kepala BPJS Balangan, Yuliarsih Sahar menjelaskan, Jaminan Kesehatan bukan hal yang baru tentunya bagi kita semua karena kesehatan adalah suatu kebutuhan kita semua untuk menunjang setiap aktivitas agar kita lebih produktif dan sebagai upaya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

"Suatu perhatian serius terhadap warganya, ketika Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen sekaligus mengajak seluruh masyarakat Bumi Sanggam untuk bergotong royong, saling tolong menolong dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional agar Bumi Sanggam ini menjadi lebih sehat dan sejahtera," katanya.

Dikatakan pula, kelebihan lain dari kepemilikan kartu JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, yaitu mengenai cakupan penggunaannya, karena dapat digunakan dimana saja saat berada di luar Balangan, bahkan di seluruh Indonesia. 

"Sedangkan ketika warga menggunakan JAMKESDA, itu hanya berlaku di Balangan, atau hanya berlaku di RSUD rujukan RSUD Balangan saja," jelasnya.


Pewarta: Roly Supriadi

Editor : Roly Supriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017