Tenggelamnya KM Kannonsan di perairan laut Kotabaru Kalimantan Selatan selasa (31/1) terindikasi mengakibatkan pencemaran air laut disekitar lokasi.
Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Drs.H.Syaiful Bahri M.Si, Rabu, mengatakan, berdasarkan pemantauan tim dari Lingkungan Hidup (LH), minyak yang timbul di sekitar tenggelamnya kapal diduga akan menyebabkan pencemaran.
Apalagi, kapal tersebut di perkirakan memuat 150 ton minyak yang telah tumpah kelaut, tambah Saiful.
Hal tersebut dapat diketahui karena disekitar lokasi kejadian terlihat minyak yang diduga berasal dari kapal, ujar Dia.
Sedangkan dari tim Lingkungan Hidup sendiri membenarkan adanya terindikasi pencemaran air laut yang di akibatkan oleh KM Kannonsan tersebut.
Kepala Bidang Pemulihan dan Kemitraan lingkungan Hidup Emi siswati mengatakan, minyak yang telah tumpah tersebut dapat menyebabkan pencemaran air laut terutama disekitar lokasi.
"Akibat dari pencemaran itu sendiri berdampak pada pasar ikan yang tidak jauh dari lokasi kejadian diperkirakan sekitar 200 meter dari tempat tenggelamnya kapal" kata Emi.
Karena pasar tersebut telah dijadikan tempat transaksi jualbeli ikan, yang tidak menutup kemungkinan akan mengambil air disekitar lokasi, tambahnya.
Sedangkan tingkat pencemarannya, pihaknya belum dapat memastikan, karena harus menunggu tes dari laboratorium di Banjarmasin, kata Dia.
Tim dari LH telah mengambil Sampel air untuk di tes dan diteliti berapa besar tingkat pencemaranya dan berbahaya atau tidak bagi nelayan setempat.
Namun untungnya lokasi tersebut bukan tempat bagi nelayan untuk mencari ikan.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012
Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Drs.H.Syaiful Bahri M.Si, Rabu, mengatakan, berdasarkan pemantauan tim dari Lingkungan Hidup (LH), minyak yang timbul di sekitar tenggelamnya kapal diduga akan menyebabkan pencemaran.
Apalagi, kapal tersebut di perkirakan memuat 150 ton minyak yang telah tumpah kelaut, tambah Saiful.
Hal tersebut dapat diketahui karena disekitar lokasi kejadian terlihat minyak yang diduga berasal dari kapal, ujar Dia.
Sedangkan dari tim Lingkungan Hidup sendiri membenarkan adanya terindikasi pencemaran air laut yang di akibatkan oleh KM Kannonsan tersebut.
Kepala Bidang Pemulihan dan Kemitraan lingkungan Hidup Emi siswati mengatakan, minyak yang telah tumpah tersebut dapat menyebabkan pencemaran air laut terutama disekitar lokasi.
"Akibat dari pencemaran itu sendiri berdampak pada pasar ikan yang tidak jauh dari lokasi kejadian diperkirakan sekitar 200 meter dari tempat tenggelamnya kapal" kata Emi.
Karena pasar tersebut telah dijadikan tempat transaksi jualbeli ikan, yang tidak menutup kemungkinan akan mengambil air disekitar lokasi, tambahnya.
Sedangkan tingkat pencemarannya, pihaknya belum dapat memastikan, karena harus menunggu tes dari laboratorium di Banjarmasin, kata Dia.
Tim dari LH telah mengambil Sampel air untuk di tes dan diteliti berapa besar tingkat pencemaranya dan berbahaya atau tidak bagi nelayan setempat.
Namun untungnya lokasi tersebut bukan tempat bagi nelayan untuk mencari ikan.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012