UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Kabupaten Tabalong, Kalimatan Selatan  melatih  petani cabai di Desa Kitang, Kecamatan Tanjung dalam  pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

Kepala UPTD BPTPH Kabupaten Tabalong Dony Tugas Prasetyo mengatakan pelatihan ini untuk membekali petani agar lebih memahami teknik pengendalian hama  cabai secara terpadu dan berkelanjutan.

"Kegiatan ini mendorong petani agar lebih memahami teknik pengendalian OPT cabai karena tanaman ini   memiliki prospek ekonomi yang cukup baik," jelas Dony, Kamis.

Pelatihan  yang diikuti 20 anggota   Kelompok Tani  Margo Rukun dan pelaku usaha tani hortikultura Desa Kitang juga memberi  wawasan terkait  pemanfaatan refugia sebagai habitat musuh alami hama, penggunaan Trichocompost sebagai pupuk organik dan pengurai alami.

"Kita  mengedukasi petani untuk menggunakan pestisida, herbisida, dan bahan kimia lainnya secara bijak dan sesuai aturan agar tidak menimbulkan dampak negatif 
 lingkungan maupun kesehatan," tambahnya.

Anggota  kelompok tani  sasaran  mendapatkan  alat pelindung diri (APD)  guna mendukung keselamatan petani saat melakukan aplikasi pestisida di lapangan.

Dengan  menerapkan sistem budidaya dan pengendalian OPT yang lebih efektif, sehat, dan ramah lingkungan, Dony berharap petani   mampu meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil tanaman cabai di  Kecamatan Tanjung.

Dalam kegiatan tersebut peserta juga mendapatkan praktik pembuatan pupuk hayati PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) yang bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan membantu menekan serangan penyakit tanaman.

Materi pelatihan sendiri disampaikan  Katimker Penyuluh Pertanian Kabupaten Tabalong Hotim    dan Eka Retno selaku petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) yang memberikan materi serta praktik langsung kepada para peserta.

 Pelaksanaan kegiatan didukung  Zainuri selaku anggota Brigade Perlindungan Tanaman wilayah Kecamatan Tanjung bersama tim UPTD BPTPH Kabupaten Tabalong, yaitu Ahmad Raihan Radivah dan Sahide.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026