Banjarbaru (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan (Diskominfo Kalsel) membekali kemampuan dan strategi komunikasi bagi humas pemerintah daerah dari 13 kabupaten/kota guna meningkatkan pengelolaan informasi publik.
“Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas teknis aparatur kehumasan dalam menyusun perencanaan komunikasi yang lebih sistematis, terarah, dan sesuai kebutuhan,” kata Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Komunikasi Pemda se-Kalsel di Banjarbaru, Kamis.
Ia menyebutkan pelaksanaan Bimtek menjadi upaya peningkatan kualitas tata kelola komunikasi publik pemerintah daerah agar setiap informasi kebijakan dan program pembangunan dapat tersampaikan secara jelas, konsisten, serta mudah dipahami oleh masyarakat.
Baca juga: 1.814 desa di Kalsel terbebas dari "blank spot"
“Penguatan kapasitas sumber daya manusia kehumasan merupakan langkah penting dalam mendukung efektivitas komunikasi publik pemerintah daerah yang semakin kompleks di era digital,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan itu tidak hanya berisi penyampaian materi teoritis, tetapi juga praktik penyusunan strategi komunikasi agar peserta dapat langsung mengimplementasikan hasil pembelajaran dalam tugas kehumasan.
Menurut dia, kemampuan menyusun strategi komunikasi menjadi kebutuhan penting agar setiap perangkat daerah memiliki pola penyampaian informasi yang konsisten, terukur, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Muslim menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana penyamaan pemahaman antarperangkat daerah dalam pengelolaan informasi publik sehingga komunikasi pemerintah dapat berjalan lebih seragam dan terkoordinasi.
Baca juga: Diskominfo Kalsel tangani puluhan ribu serangan siber jaringan pemda
Ia berharap hasil kegiatan ini dapat memperkuat kualitas layanan informasi publik serta meningkatkan peran kehumasan sebagai penghubung utama antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Melalui Bimtek ini kami ingin memastikan aparatur kehumasan memiliki kemampuan yang lebih terstruktur, sistematis, dan aplikatif dalam merancang strategi komunikasi publik,” ujar Muslim.
Pada kegiatan itu, Diskominfo Kalsel melibatkan para narasumber kompeten sesuai bidang masing-masing dengan penyampaian berbagai materi, yakni dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pewarta: Tumpal Andani AritonangEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.