Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mendampingi sebanyak 50 ibu hamil dalam program penegahan stunting tahun 2026.
Ketua Baznas Kota Banjarmasin Riduan Masykur saat peluncuran program tersebut di Banjarmasin, Rabu, menyampaikan, program ini sudah berlangsung sekitar tujuh tahun.
Tujuannya, kata Riduan untuk mencegah stunting, sehingga anak lahir dalam keadaan sehat dan ibunya juga sehat, sesuai harapan.
"Tahun lalu sekitar lebih 70 ibu hamil kita dampingi," ujarnya.
Baca juga: Seratus ibu hamil di Banjarmasin terima program bergizi cegah stunting
Menurut dia, dalam pendampingan ini, ibu hamil tidak hanya diberikan makanan bergizi, namun juga pemeriksaan kesehatan rutin hingga melahirkan.
"Tentunya ibu hamil yang mendapatkan program ini dari keluarga tidak mampu," paparnya.
Sebagaimana dijelaskan Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Banjarmasin Nortajidi, sebanyak 50 orang ibu hamil yang masuk program Baznas tahun 2026 ini datanya dari puskesmas, dari masyarakat, kemudian dilakukan survei lapangan oleh staf Baznas.
"Jadi betul-betul dipastikan memang berhak," paparnya.
Baca juga: Baznas Banjarmasin penuhi gizi bagi 70 ibu hamil pra sejahtera
"Ibu hamil yang diberikan pendampingan yang usia kehamilannya sudah sekitar 3 bulan," ujarnya.
Adapun bantuan yang secara simbolis diberikan pada peluncuran program hari ini, menurut Wakil Ketua 4 Bidang SDM dan Umum Baznas Kota Banjarmasin Ibrahim, yakni paket berisi daging ayam, ikan, buah- buahan, sayuran, telor dan kacang hijau.
Program Baznas ini benar-benar peduli, sebab selain bantuan paket makanan, ibu hamil tersebut diberi uang transport, uang biaya melahirkan, dan tasmiyah massal. Peserta 50 ibu hamil tersebut ekonominya tergolong duafa.
Baca juga: Baznas Tabalong tekan stunting melalui program ibu hamil sehat
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026