Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menggelar sejumlah pertandingan termasuk olahraga tradisional, sebagai salah satu upaya untuk melestarikan kearifan lokal yang hampir punah oleh modernisasi.

Wakil Bupati Kotabaru, H Syairi Mukhlis, mengapresiasi kegiatan yang menjadi wadah silaturahmi bagi atlet.

“Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi bagi kita semua, terutama para atlet bisa berkumpul disini, lomba ini juga bertepatan dengan momennya hari jadi Kabupaten kita,” ucapnya

Ia berpesan, seluruh organisasi tidak hanya KORMI saja yang dibawah naungan Pemerintah Daerah untuk semua agar berbenah, perbaiki internal, sampai meraih prestasi.

“Mari kita sambut Hari Jadi Kabupaten Kotabaru, kita sama-sama bangun, kita sama mendoakan, semoga Kotabaru selalu menjadi yang terbaik dan masyarakatnya sejahtera,” ungkapnya.

Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kamirudin, berharap, kegiatan ini akan terus berlanjut dari tahun ke tahun.

“Kegiatan KORMI ini tidak hanya sampai disini saja, akan terus berkembang menjadi lebih baik dan membawa nama Kotabaru ke tahap yang lebih bagus lagi, elegan dan berprestasi,” harapnya.

Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Kotabaru, Sugiyatno, menambahkan, pihaknya mendapat kepercayaan dari Disparpora Kotabaru untuk melaksanakan kegiatan olahraga tradisional sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.

“Inorga yang ada dalam binaan KORMI ada 48. Hari ini yang bisa dilaksanakan sebanyak 14 inorga, dan ada sebanyak 1.387 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut,” ujarnya.

Kegiatan tersebut bertujuan sebagai pembinaan bagi induk organisasi olahraga (Inorga), sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) yang direncanakan digelar di Kabupaten Tapin serta Pekan Olahraga Nasional (Pornas) di Sulawesi Tengah pada tahun 2027 mendatang.

Sementara itu, lomba olahraga tradisional, rekreasi dan streetsoccer ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 13-14 Mei 2026, yang diikuti dari berbagai jenjang, dari SD, SMP-Sederajat, dan SMA-Sederjat, dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga tradisional, di antaranya Tarik tambang, Bola sundul, Lari balok, Halma, Badaki, Domino Streetsoccer, Bakiak, Panahan tradisional, Gasing, Hadang, Panco, hingga senam kreasi.

Pewarta: Ahmad Nurahsin Qomarudin

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026