Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru, H. Murdianto, mengatakan,  program MBG merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda di Kabupaten Kotabaru.

“Gizi yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, serta kemampuan belajar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Pemerintah Kabupaten Kotabaru sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ucapnya.

Murdianto menambahkan, Kabupaten Kotabaru masih membutuhkan banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjangkau seluruh wilayah, terutama daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menjalin koordinasi dengan berbagai pihak dan calon investor guna memperluas layanan MBG di Kotabaru.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh aspek pembelajaran, tetapi juga didukung pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak.

“Program MBG menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan,” tuturnya.

Ketua Yayasan Youth Entrepreneurship School, Munzirin, menyampaikan, SPPG Sigam merupakan unit ke-7 yang telah beroperasi di Kabupaten Kotabaru. 

Menurutnya, program MBG merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas.

“Program ini bukan hanya sekadar menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama mencerdaskan generasi bangsa. Kami berharap seluruh pihak dapat mendukung dan memberikan masukan demi keberhasilan program ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, target pembangunan SPPG di Kabupaten Kotabaru mencapai puluhan unit yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil dan pesisir. 

Kehadiran SPPG juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM, petani, dan peternak lokal sebagai pemasok kebutuhan pangan.

“SPPG bukan hanya dapur umum, tetapi pusat pelayanan pemenuhan gizi yang nantinya juga dapat menjadi tempat konsultasi gizi dan kolaborasi lintas sektor,” katanya.


 



Pewarta: Ahmad Nurahsin Qomarudin
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026