Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar gerakan tanam serempak 10 ribu hektare bersama 17 provinsi se-Indonesia yang dipusatkan di lokasi cetak sawah rakyat (CSR) Kecamatan Panyipatan, Kamis.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan tanam nasional guna meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah, khususnya di Kalimantan Selatan.
Wakil Bupati Tanah Laut M Zazuli di Pelaihari, Kabupaten Tala, Kamis, mengatakan daerahnya merasa bangga karena dipercaya menjadi pusat pelaksanaan gerakan tanam pangan skala besar tersebut.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya.
Gerakan tanam serempak itu turut dihadiri perwakilan Menteri Pertanian RI, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Idha Widi Arsatty, serta jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten.
Zazuli menegaskan kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung program nasional di bidang pertanian, khususnya optimalisasi lahan dan peningkatan produksi pangan.
Dia juga berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, penyuluh, dan petani semakin kuat melalui pelaksanaan gerakan tanam serempak tersebut.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen untuk terus mendukung program cetak sawah rakyat serta pengembangan sektor pertanian secara berkelanjutan.
“Sehingga Kabupaten Tala dapat menjadi salah satu lumbung pangan yang andal di Kalimantan Selatan,” kata Zazuli.
Di akhir kegiatan, Zazuli mengajak seluruh pihak menyukseskan gerakan tersebut sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian yang maju dan mandiri.
“Semoga Allah SWT memberkahi setiap butir benih yang kita tanam hari ini, sehingga membuahkan hasil panen yang melimpah ruah,” tuturnya.
Gerakan tanam serempak ini diharapkan mampu mendorong percepatan musim tanam serta meningkatkan produksi pangan nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026