Kodim 1010/Tapin mulai membangun jembatan Garuda di Desa Sawaja, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan guna membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi.
Komandan Kodim 1010 Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra mengatakan, proyek pembangunan jembatan Garuda merupakan bagian dari program nasional yang menyasar daerah dengan keterbatasan akses transportasi.
“Selama ini mobilitas warga, terutama pelajar, pekerja, dan aktivitas pertanian masih terhambat karena keterbatasan akses antarwilayah,” ujarnya di Rantau, Senin.
Ia menyebutkan, pembangunan jembatan dibiayai pemerintah pusat dan dikerjakan oleh TNI bersama pemerintah daerah serta melibatkan partisipasi masyarakat setempat.
"Proyek jembatan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari, diperkirakan pada akhir April masyarakat sudah dapat memanfaatkan jembatan Garuda," tambah Dimas.
Baca juga: Pemkab Tapin percepat pembangunan gerai Koperasi Merah Putih Desa
Menurut Dimas, pembangunan infrastruktur jembatan tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan riil masyarakat di wilayah terpencil.
Keberadaan jembatan akan memperlancar arus transportasi, kata dia, sekaligus berdampak pada peningkatan kegiatan ekonomi dan akses pendidikan warga.
“Mobilitas yang lebih cepat akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin Zainal Abidin mengatakan jembatan tersebut diperkirakan mampu memangkas waktu tempuh warga hingga separuhnya.
“Perjalanan yang sebelumnya sekitar 30 menit bisa menjadi 15 menit, ini akan berdampak langsung pada efisiensi aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tapin, ucap Abidin, mendukung pembangunan yang melibatkan TNI karena dinilai efektif mempercepat pemerataan infrastruktur di wilayah terpencil.
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026