Warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengapresiasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat yang berupaya menanggulangi masalah banjir belakangan ini.
Ketua RT43 Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Hairul Fajri, Kamis, berterima kasih atas gerak Dinas PUPR Kota setempat yang melakukan pembersihan dan penanganan alur sungai sebagai salah satu upaya penanggulangan masalah banjir.
"Atas nama warga RT43 Pemurus Dalam khususnya atau Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, aku haturkan terima kasih serta mengapresiasi Dinas PUPR Kota Banjarmasin atas upaya penanggulangan banjir, " ujar Fajri seraya berharap, kegiatan tersebut dapat meminimalkan dampaknya.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin dan BWS susur sungai identifikasi akar banjir
Ia berharap, pengalaman banjir dan musim penghujan tiap tahun menjadi referensi bagi Satuan Karja Perangkat Daerah (SKPD) terkait sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing agar sesegera mungkin melakukan penanganan jangan sampai berdampak fatal.
Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin melalui Dinas PUPR, khususnya bidang sungai, melakukan pembersihan dan penanganan alur sungai di kawasan Pemurus Dalam.
Langkah tersebut untuk melancarkan aliran air sungai sekaligus mengurangi genangan banjir yang kerap merendam kawasan permukiman warga seperti Komplek Beruntung Jaya dan daerah sekitar.
Pembersihan fokus pada Sungai Pemurus yang mengalami pendangkalan dan penuh endapan lumpur serta tumbuhan liar, sehingga menjadi salah satu penyebab lambatnya surut banjir saat air pasang naik dan hujan turun bersamaan.
Dalam penanganan Sungai Pemurus tersebut, Dinas PUPR Kota Banjarmasin melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III yang berkedudukan di Kalsel.
Baca juga: Banjarmasin siaga hadapi cuaca ekstrem dan air pasang rob
Baca juga: DPRD Banjarmasin apresiasi gerak cepat cegah banjir
Sementara pantauan di lapangan, seperti Jalan Dharmawangsa yang merupakan jalan utama Komplek Beruntung Jaya yang menghubungkan dengan Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalsel, terdapat titik paling parah yang bisa menyebabkan sepeda motor mati/mogok terendam air.
Begitu pula rumah-rumah penduduk banyak terendam, apalagi yang tanpa pemugaran, masih bangunan awal sejak akad kredit KPR-BTN dari Perumnas.
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025