Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) Firman Yusi mengapresiasi pelaksanaan Tabalong Ethnic Festival atau TEF Tahun 2025 di kabupaten paling utara provinsi tersebut.

Wakil rakyat kelahiran "Kota Minyak" Tanjung (237 km utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Tabalong itu mengaku sedih tidak bisa hadir langsung bersama para sahabat dalam TEF 2025. 

Baca juga: Pemkab Tabalong raih predikat terbaik implementasi KKI Bank Indonesia

"Terlebih sedih lagi menyaksikan tiba-tiba hujan lebat mengguyur dan membubarkan acara. Menyaksikan video adik-adik di belakang panggung, ada yg menangis, ada yg tertawa, tapi semangat mereka luar biasa," ujar Firman Yusi ketika dikonfirmasi di Banjarmasin, Senin.

Anggota DPRD Kalsel dua periode atau mantan Anggota DPRD Bumi Saraba Kawa Tabalong itu berterima kasih kepada semua adik-adik yang sudah berusaha berkarya mempersembahkan terbaik untuk Banua.

"Insya Allah akan ada kesempatan-kesempatan besar lain yang memberi ruang kehadiran kalian.... SEMANGAT!!! ," ujar Firman Yusi yang juga Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel.

Masih seputar TEF, lanjut Firman Yusi tak dinyana ternyata masih jadi bahan diskusi yang hangat ketika ketemu seseorang yang kemudian menyampaikan kesannya seputar pelaksanaan TEF tersebut.

"Dia bilang pelaksanaan TEF sebagai sebuah pertunjukan memang sudah termasuk sangat profesional. Tak hanya soal pengaturan penonton, tak hanya di panggung, tapi juga pengaturan di belakang panggung," kutipnya.

Pasalnya pengaturan belakang panggung ada tenda luas untuk ruang tunggu para penampil dengan kipas angin besar, ada tenda ruang make up, ada juga tenda ruang ganti dan toilet portable

Baca juga: PLABK Rumah Semut siapkan sekolah dasar bagi anak berkebutuhan khusus

"Memang begitulah seharusnya yang disebut dengan panggung pertunjukan. Sebuah panggung yang mencakup unsur pendukungnya. Panggung pertunjukan memang sesuatu yang berbeda dari sekedar panggung hiburan," ujar Firman Yusi mengutip temannya diskusi tersebut.

 

Pewarta: Syamsuddin Hasan

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025