Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan, H Rahmat Trianto membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos-RI) Saifulah Yusuf yang menegaskan, semangat perjuangan di masa kini telah mengalami transformasi.
"Perjuangan tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian," ujar H Rahmat Trianto, saat memimpin peringatan Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025, di halaman Kantor Bupati setempat, Senin.
Namun, menurut dia, semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa tertinggal dari arus kemajuan.
Dikatakannya, Mensos Saifullah Yusuf menyoroti tiga teladan utama yang dapat dipetik dari para pahlawan, yaitu kesabaran dalam menempuh perjuangan, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya serta pandangan jauh ke depan untuk kemakmuran generasi mendatang.
"Semangat kepahlawanan itu kini dihidupkan kembali melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada penguatan ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial dan membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, serta berdaya" kata H Rahmat Trianto.
Pada bagian penutup sambutan, Mensos mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersyukur dan berjanji tidak menyia-nyiakan kemerdekaan yang telah diraih.
“Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” tandasnya.
Di akhir sambutan Bupati H Rahmat Trianto pada peringatan Hari Pahlawan 2025 memberikan tagline “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”
Dia mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk menjadikan semangat Hari Pahlawan sebagai motivasi dalam berkarya dan membangun Tala yang lebih maju dan berkeadilan.
Usai upacara, Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Tanah Laut untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam pembangunan daerah.
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025