Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan H Muhammad Noor Rifani mengatakan saat ini jumlah warga miskin di "Bumi Saraba Kawa'" menempati peringkat ketiga di Provinsi Kalsel karena itu   
program pengentasan kemiskinan harus  benar-benar tepat sasaran.

"Selain tepat sasaran, program harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," jelas Noor Rifani di Tabalong, Kamis.

Baca juga: APBD Kabupaten Tabalong belum terserap capai Rp1,82 triliun

Termasuk mengoptimakan aplikasi Sistem Informasi Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi (Silangkar) melalui bimbingan teknis bagi  para operator desa dan kelurahan di Kabupaten Tabalong.

"Para operator harus melakukan keakuratan dan kelengkapan data terkait jumlah warga miskin agar program pengentasan kemiskinan lebih efektif," jelas Haji Fani.

Prosentase kemiskinan di "Bumi Saraba Kawa'" saat ini mencapai 5,64 persen,  menempati peringkat ketiga tertinggi di Kalsel setelah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Utara.

Pemkab Tabalong sendiri menargetkan penurunan angka kemiskinan tahun anggaran 2025 sebesar 3,08 persen sampai 3,47 persen.

Sementara itu  Bimtek  aplikasi Silangkar yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda)  diikuti fasilitator desa, TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), operator kecamatan, operator desa dan pihak  pengelolaan data Silangkarr.

Kepala Bapperinda Kabupaten Tabalong Arianto mengatakan  penanganan kemiskinan menjadi  tanggung jawab bersama mulai pemerintah pusat, provinsi, kabupaten hingga desa.

“Soal kemiskinan ini menjadi urusan sosial kita sebagai individu. Jadi kita punya tanggung jawab terhadap tetangga kanan kiri kita,” ujarnya.

Arianto pun mengajak seluruh peserta untuk bisa melaksanakan tugas dan fungsinya secara lebih bagus dan efektif, sehingga penanganan kemiskinan semakin hari, semakin bagus.

Baca juga: Firman Yusi soroti sejarah Tabalong Kalsel

Operator dan perangkat desa juga diminta   melakukan keakuratan dan kelengkapan data di aplikasi  yang dirancang  membantu   merencanakan, menganggarkan, menganalisis, memonitor, dan mengevaluasi program penanggulangan kemiskinan secara komprehensif dan berbasis data.
 

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025