Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan (Kemenkum Kalsel) berupaya membangun peran kolektif seluruh pegawai dalam penguatan pembangunan zona integritas (ZI) untuk bisa meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 2025.

"Seluruh pegawai harus terus  menjaga integritas, disiplin, dan tanggung jawab dalam setiap layanan yang diberikan," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kalsel Nuryanti Widyastuti di Banjarmasin, Senin.

Baca juga: Kemenkum Kalsel kawal tata kelola pemerintahan efektif dan akuntabel

Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas data dukung yang telah disiapkan sebagai bagian dari komitmen dalam proses pembangunan ZI menuju WBK.

Anton Edward Wardhana selaku Ketua Pembangunan ZI menyampaikan proses pembangunan ZI di lingkungan Kanwil Kemenkum Kalsel masih terus berjalan. 

Saat ini pembangunan ZI di Kemenkum Kalsel telah melalui tahap penilaian oleh Tim Penilai Internal dari Inspektorat Jenderal, dan hasilnya kini tengah dibawa ke panel evaluasi. 

Baca juga: Pemkab Balangan ajukan 200 inovasi daerah jadi kekayaan intelektual

Wakil Ketua Tim Pembangunan ZI Meidy Firmansyah turut mengajak seluruh jajaran untuk menjaga nama baik Kementerian Hukum Kalimantan Selatan, baik di lingkungan kerja maupun di luar.

Melalui kegiatan penguatan, diharapkan semangat dan konsistensi seluruh pegawai dalam mewujudkan zona integritas di lingkungan Kanwil Kemenkum Kalsel semakin meningkat.

Seluruh Ketua Kelompok Kerja (Pokja) pembangunan ZI punya tugas dan tanggung jawab untuk memantau sekaligus melaporkan kinerja pegawai agar terus dievaluasi.

Baca juga: Kemenkum Kalsel optimalkan bantuan hukum bagi warga miskin di Tala

 

 

Pewarta: Firman

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025