Unit Pengelola Alat Berat Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Tengah melaksanakan pelatihan operator alat berat bagi 40 orang untuk mencetak tenaga ahli dibidang pengoprasian alat berat.
Kepala Unit Pengelola Alat Berat (UPAB) HST Irsandi di Barabai, Jumat, mengatakan pelatihan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja,Transmigrasi dan Sosial tersebut bakal berlangsung selama 23 hari.
"Dari waktu tersebut tiga hari untuk teori dan sisanya untuk praktik," katanya.
Selain praktik peserta juga akan diikutkan magang di perusahaan yang dipilih untuk mempraktikkan materi yang telah disampaikan dan menyesuaikan diri dengan dunia kerja sebenarnya.
Menunjang pelatihan pihaknya menyediakan tempat, instruktur dan ragam alat berat seperti eksavator, dump truck, motor greder serta whelloader.
"Seluruh pendanaan termasuk transpor peserta ditanggung Disnakertransos," tambahnya.
Setelah selesai kata Irsandi, peserta akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti bahwa yang bersangkutan telah mengikuti pelatihan sehingga bisa membantu untuk mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang menjanjikan.
Persyaratan pelatihan yaitu, menyampaikan berkas lamaran, setelah lulus seleksi calon peserta akan diwawancara dengan syarat pendidikan terakhir SMA dengan melampirkan ijazah terakhir.
Berumur maksimal 35 tahun dan menyatakan bersedia untuk mengikuti tata tertib pelatihan agar pelatihan dapat lebih optimal menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan siap kerja.
Pelatihan di mulai dari 07.00 hingga jam 17.00 Wita, dibimbing tenaga-tenaga instruktur berpengalaman dari Disnakertransos HST dan dari UPAB.
Peserta Pelatihan Muhtar dari Barabai Darat mengatakan banyak manfaat selama mengikuti pelatihan disamping karena dirinya meminati bidang operator alat berat, pelatihan gratis ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan keterampilan, apalagi dibimbing para instruktur berpengalaman.
Manfaat lain, diharapkan melalui pelatihan ini peserta lebih mudah mendapatkan akses mencari pekerjaan lebih mudah.
"Kita juga berharap kedepan, alat berat yang digunakan lebih beragam, perbaikan beberapa fasilitas yang rusak dibenahi serta pelatihan dapat menyerap lebih banyak calon tenaga kerja untuk mengantisipasi persoalan pengangguran serta peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Hulu Sungai Tengah," katanya.fat/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011