Batulicin (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya mengentaskan kemiskinan dengan menggandeng Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Barakat Cangkal Bacari Kalsel.

“Keterlibatan PRSTS untuk melakukan seleksi peserta pelatihan keterampilan kerja melalui program pemberdayaan sosial dan ekonomi,” kata Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif diwakili Kepala Dinas Sosial Liana Hamita, di Batulicin Selasa.

Ia mengatakan pelatihan keterampilan kerja ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Tanbu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan sosial dan ekonomi, utamanya mendorong warga agar mandiri dan keluar dari garis kemiskinan.

Program ini menyasar warga Kabupaten Tanah Bumbu berusia 18 hingga 45 tahun yang bukan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Yang bersangkutan akan menerima keterampilan kerja, keahlian praktis, serta membangun kemandirian ekonomi agar mampu meningkatkan taraf hidup dan keluar dari garis kemiskinan.

Dalam proses seleksi, para calon peserta menjalani penilaian langsung oleh tim dari PRSTS Barakat Cangkal Bacari Provinsi Kalimantan Selatan. Seleksi dilakukan untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar siap mengikuti program pembinaan secara intensif.

"Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti program bimbingan selama enam bulan," ucapnya.

Selama masa pembinaan, mereka akan mendapatkan berbagai materi meliputi bimbingan fisik, mental, keterampilan dasar, hingga pembinaan spiritual sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.

Adapun jenis pelatihan diantaranya, tata rias, tata busana, tata boga, bengkel, barista, dan barbershop.

Tidak hanya memberikan pelatihan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa bantuan permodalan UEP (Usaha Ekonomi Produktif) kepada peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. 

Bantuan tersebut nantinya digunakan untuk menjalankan usaha sesuai bidang keterampilan masing-masing.

“Program ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih produktif, mandiri, serta memiliki daya saing ekonomi yang kuat di tengah perkembangan dunia kerja dan usaha saat ini,” tutupnya.



Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026