Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan H Ibnu Sina menyampaikan setuju dibuatkan aturan tentang pemberian insentif atau kemudahan kepada masyarakat dan investor.
 
Ibnu Sina di Banjarmasin, Selasa, mengapresiasi DPRD kota setempat mengusulkan rancangan peraturan daerah (Raperda) perihal tersebut untuk membuat kota ini makin menarik jadi tempat investasi.

Baca juga: Wali Kota Banjarmasin imbau warga galakkan PHBS hadapi COVID-19
 
"Bagaimana insentifnya nanti kita bahas bersama dengan dewan dan unsur masyarakat lainnya dilibatkan dalam pembuatan aturan ini," ujarnya.
 
Ibnu Sina menyampaikan bahwa kotanya terus berupaya memberikan kemudahan bagi investor maupun masyarakat yang ingin berinvestasi, baik di bidang jasa, perdagangan maupun pariwisata.
 
Apalagi kalau diliat data masuknya investasi di provinsi ini, ungkap Ibnu Sina, sekitar Rp4 triliun, sebagian besarnya masuk ke Kota Banjarmasin.
 
"Jadi sekitar Rp1,7 triliun investasi masuk Kalsel itu ada di Kota Banjarmasin," tuturnya.
 
Dia pun mengatakan, hasil laporan ini mengindikasikan bahwa kotanya sangat ramah investasi, tentunya sebagai kota jasa dan perdagangan.

Baca juga: DPRD dan Pemkot Banjarmasin sepakat buat aturan penyelenggaraan kearsipan
 
Di mana banyak juga investasi bergerak di bidang pergudangan, perhotelan, hingga jasa angkutan.
 
"Saya cek juga dengan notaris, jual beli atau investasi justru banyak dari Jakarta, ternyata banyak berinvestasi di pergudangan, di daerah Basirih Banjarmasin Selatan itu," kata Ibnu Sina.
 
Bahkan kini juga makin trend investasi di Kota Banjarmasin, kata Ibnu Sina, yakni, di bidang IT.
 
"Pada 2023 itu ada sekitar 7 atau 8 perusahaan jasa telekomunikasi yang minta izin di kota kita," ujarnya.
 
Kota Banjarmasin juga, tambah Ibnu Sina, diuntungkan dengan dibangunnya Ibukota Negara (IKN) di provinsi tetangga, yakni, Kaltim.
 
"Karena adakan perintah presiden untuk mensuport IKN, sehingga akses pembangunan infrastruktur telekomunikasi lebih dekat dari pulau Jawa ke Kota Banjarmasin," katanya.
 
Dari semua itu, kata Ibnu Sina, tentunya Kota Banjarmasin harus siap dengan segala hal, termasuk payung hukum untuk memudahkan investor yang masuk demi kemajuan ekonomi daerah dan memperluas peluang kerja di kota ini.
 
Apalagi Kota Banjarmasin ingin menjadi kota sungai terindah di Indonesia, perlu banyak investor untuk mewujudkan itu.

Baca juga: Kapolda Kalsel apresiasi Keuskupan Banjarmasin jaga kerukunan umat

Pewarta: Sukarli

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2024