Banjarmasin (ANTARA) - Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan H Muhammad Yamin HR menyampaikan, peluncuran program Umara, singkatan dari usaha mikro maju sejahtera menjadi stimulus nyata untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Menurut Yamin di Banjarmasin, Jumat, program Umara yang bekerjasama dengan Bank Kalsel untuk bantuan pinjaman modal tanpa bunga bagi UMKM ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin.
"Karena kami berkomitmen untuk memajukan sektor UMKM, bantuan modal lewat pinjaman tanpa bunga ini sebagai salah satu upayanya," ujar Yamin.
Para pelaku usaha, kata dia, bisa mengajukan pinjaman modal pada program Umara ini mulai dari Rp50 juta hingga Rp100 juta.
"Kami berharap kebijakan ini memberikan kemudahan bagi UMKM kita untuk tumbuh dan berkembang di tengah situasi ekonomi global yang menantang," ujar Yamin.
Menurut dia, kolaborasi yang terjalin erat antara Bank Kalsel dan Pemerintah Kota Banjarmasin selama ini menjadi penggerak kemajuan sektor UMKM di kota ini.
"Program ini sangat dibutuhkan ribuan pelaku usaha kecil di daerah kita," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin pada peluncuran program Umara pada 23 April 2026 di Banjarmasin, menyampaikan, salah satu langkah strategis baru kerja sama dengan Pemkot Banjarmasin adalah program Umara ini.
Menurut dia, teknis pelaksanaan program kredit tanpa bunga ini akan dikoordinasikan melalui Kantor Cabang Utama Banjarmasin yang bersinergi dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin.
"Kami sangat mendukung program ini," ujarnya.
Pewarta: SukarliEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.