Sekolah Menengah Pertama Alam Muhammadiyah Tabalong, Kalimantan Selatan kini terus berkembang dan mempersiapkan diri menjadi salah satu sekolah unggulan di 'Bumi Saraba Kawa'.

Sebagai salah  satu sekolah binaan PT Saptaindra Sejati salah satu mitra PT Adaro Indonesia,  SMP Alam Muhammadiyah yang berlokasi di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak sejak 2018 mendapat pendampingan dan pembinaan berupa  
 program peningkatan kapasitas (capacity building) bagi  tenaga pendidik maupun kependidikan.

Baca juga: "Adaro Spectapreneur" jadi ajang reuni pelaku UMKM di Tabalong

"Alhamdulillah berkat pendampingan dan pembinaan PT SIS, SMP alam kini berkembang cukup baik," jelas Direktur Sekolah Alam Muhammadiyah Khusnul Anwar di Tabalong, Jumat.

Program  Capacity Building tahun ini dilaksanakan daam dua tahap bagi tenaga pengajar Sekolah Alam Muhammadiyah Tabalong yakni pada bulan Agustus dan  Nopember  2023 berupa  peningkatan kompetensi dan pengembangan sekolah berbasis lingkungan di Sekolah Alam Muhammadiyah Tabalong.

Selama kegiatan ini, para peserta mencoba tantangan dan melihat kendala yang dihadapi selama ini dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Khusnul  mengaku bersyukur sekolah alam Muhammadiyah Tabalong bisa  mendapatkan program Capacity Building yang  sangat bermanfaat untuk peningkatan kapasitas guru dan pengembangan sekolah.

Baca juga: Anak tukang ojek yang terobsesi jadi analis data

'Kami berharap program ini bisa berlanjut  untuk pengembangan sekolah alam," tambahnya.

Selain tingkat SMP sekolah alam Muhammadiyah Tabalong juga mengelola pendidikan tingkah PAUD dan sekolah dasar.

Untuk siswa SMP kini sebanyak 32 siswa  dengan mengikuti  kurikulum nasional serta  menerapkan empat pilar sekolah  alam yakni 
taqwa,  logika berfikir, kepemimpinan
dan bisnis.

 Selian bantuan peningkatan kapasitas guru PT SIS juga memberikan sarana pendukung lainnya berupa empat  ruang kelas baru dan tambahan pembangunan mushala terapung pada  2022.

Khusnul menyebutkan PT SIS melalui tanggungjawab sosial  tahun ini akan dibangun rumah inap dan pengembangan aula sekolah yang nantinya bisa dimanfaatkan bagi umum.

"Untuk membayar honor guru dan Operasional sekolah selain dana BOS juga dibantu sumbangan para donatur, infaq dan iuran siswa," tambah Khusnul.

Bagi siswa yang mampu pihak sekolah memungut iuran siswa Rp200 ribu per bulan dan siswa kurang mampu tidak diwajibkan membayar iuran.

Unit Head CSR & External Relation Area 1 PT SIS, Didi Cahyadi mengatakan bantuan ini wujud dukungan perusahaan    dalam mewujudkan   Sekolah Alam Muhammadiyah sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Tabalong.

"Semoga bantuan  yang kita berikan 
 bisa mendukung sekolah alam  menjadi sekolah unggulan," jelas Didi.

Baca juga: Adaro salurkan 1.500 bibit ikan Nila untuk Taman Menanti Laburan

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023