PT Adaro Indonesia bersama Pemkab Balangan, Kalimantan Selatan mendeklarasikan Desa Bebas Stunting sebagai komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah setempat.

Perwakilan Adaro Nico Seniar menjelaskan deklarasi ini wujud tekad kuat perusahaan menangani stunting di Kabupaten Balangan melalui kolaborasi para pihak terkait.

Baca juga: Pemdes Telaga Langsat serius tangani stunting

"Kami berharap semangat kolaborasi terus terjaga dalam upaya percepatan penanganan stunting," kata CSR & Comrel Departemen Head PT  Balangan Coal Nico di Paringin, Kamis.

Sepanjang 2023 ,Adaro telah menjalin kemitraan erat dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting.

Ia juga menyampaikan agar mencapai hasil yang maksimal dalam pelaksanaan, Adaro menggandeng Politeknink Unggulan Kalimantan (POLANKA) untuk menangani masalah tumbuh kembang balita sasaran.

Deklarasi bersama ini diikuti perwakilan Adaro dan mitra kerja, yakni PT Saptaindra Sejati, Balangan Coal, Yayasan Adaro Bangun Negeri, Pemkab Balangan, Medha Parahita Indonesia, Politeknik Unggulan Kalimantan serta aparat desa sasaran program stunting.

Nico menegaskan perjalanan program penanganan stunting 2023 telah memberikan dampak yang signifikan di Balangan terbukti terjadi peningkatan status gizi balita stunting dan ibu hamil sasaran dengan persentase 80 persen pada Mei 2023.

Baca juga: Srikandi PLN luncurkan program dapur sehat wujud peduli stunting

Kepala Dinas Kesehatan Balangan, Ahmad Nasa'i mengapresiasi Adaro yang berkomitmen dan bekerja sama membantu menekan angka stunting.

"Kita akan tetap optimis pada 2024 dapat mencapai target nasional bahkan bisa wujudkan Balangan zero stunting," ungkap Nasa'i.
Penghargaan kepada desa terbaik dalam pendampingan penanganan stunting di Kabupaten Balangan. (ANTARA/HO-YABN)


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat karena Kabupaten Balangan pada segi delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting masuk dalam peringkat keempat di Provinsi  Kalimantan Selatan.

Selanjutnya dalam rangkaian kegiatan ini juga diberikan apresiasi kepada desa, fasilitator dan kader posyandu terbaik yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan program penanganan stunting di Kabupaten Balangan tahun 2023 ini.

Dengan deklarasi Desa Bebas Stunting dan publikasi hasil program ini, Adaro Group memberikan contoh nyata bahwa perusahaan tidak hanya berkomitmen pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Bersamaan acara deklarasi, tim Adaro juga mempublikasikan hasil pendampingan program percepatan penurunan stunting yang telah dilaksanakan perusahaan selama 2023.

Melalui publikasi hasil program Adaro Group berharap dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada pihak-pihak terkait untuk bersama-sama berperan aktif dalam mengatasi masalah stunting.

Berbagai kegiatan seperti penyuluhan gizi, pendistribusian suplemen nutrisi, dan program kesehatan anak telah dilakukan pada 40 desa yang diintervensi di Kabupaten Balangan.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023