Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Jumlah transaksi saham di Kalimantan Selatan sepanjang Agustus 2016 tembus Rp152 miliar atau naik signifikan dibanding bulan sebelumnya sebesar Rp91 miliar per bulan.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Banjarmasin M. Wira Adibrata di Banjarmasin Kamis mengatakan, angka tersebut merupakan pencapaian tertinggi sepanjang 2016.

Total transaksi tersebut lanjut Wira adalah dari 3 sekuritas yang sudah membuka cabang di Banjarmasin, diantaranya Mandiri Securities, BNI Securities dan Valbury Asia Securities.

"Angka Rp 152 miliar tersebut belum termasuk investor Banjarmasin yang membuka rekening saham diluar tiga sekuritas tersebut," katanya

Ia menjelaskan, faktor yang memberikan naiknya nilai transaksi diantaranya adalah kinerja perusahaan tercatat yang terus membaik, kebijakan pemerintah seperti tax amnesty dan kepercayaan investor asing untuk masuk di pasar modal Indonesia semakin meningkat. "Kita bisa lihat rata-rata transaksi harian di BEI yang sebelumnya Rp5 triliun, saat ini bisa tembus hingga Rp6 triliun lebih," katanya.

Melihat potensi Kalsel yang terus menggeliat, banyak perusahaan sekuritas yang ingin membuka cabang di Banjarmasin seperti PT Philip Securites Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Mega Capital Indonesia dan PT Reliance securities.

"Banyaknya sekuritas yang melirik Kalsel, harus juga tersedia SDM pasar modal yang baik. Untuk itu kita akan mengadakan ujian sertifikasi pasar modal di Banjarmasin," lanjut Wira

Ujian Sertifikasi Pasar Modal yang dimaksud adalah Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) yang merupakan kerjasama antara PT Bursa Efek Indonesia, TICMI dan Uniska Banjarmasin.

Biaya pendaftaran Rp 1,5 juta dan akan mendapatkan modul, palatihan, makan siang, serta ujian dan kesempatan mengulang 2 kali jika tidak lulus.

"Besar sekali peluang untuk bisa berkecimpung didunia pasar modal karena industri pasar modal yang terus tumbuh, sementara belum dibarengi dengan SDM yang cukup. Apalagi di daerah," katanya.

Pewarta: Ulul Maskuriah

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016