Martapura, (Antaranews Kalsel) - Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur menghadiri peringatan Hari Pramuka Ke-55 sekaligus meninjau kontingen Kabupaten Banjar mengikuti Jambore Nasional X dan Peringatan Hari Pramuka VV di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta.

Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengungkapkan pentingnya upaya aktualisasi kegiatan Pramuka supaya jangan sampai ditinggalkan generasi muda karena dipandang kuno.

"Jadi harus disesuaikan juga dengan zaman. Yang penting di dalamnya ada semangat patriotisme, cinta tanah air, pantang menyerah, disiplin, gotong royong dan sebagainya," kata Saidi Mansyur, di Jakarta, Minggu.

Dia  berharap dengan peringatan HUT Pramuka sekaligus bisa memberikan makna pada gerakan Pramuka. Ia mengemukakan seluruh masyarakat Kabupaten Banjar menaruh harapan besar pada generasi muda untuk meneruskan cita-cita mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan Barokah.

"Saya yakin dengan gerakan Pramuka kita bisa menanamkan semangat patriotisme, cinta tanah air, disiplin, kerja keras, kebersamaan, dan gotong royong untuk mencapai cita-cita tersebut. Saya harapkan generasi muda dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Lewat Pramuka, ucap dia, menjadi tempat menggembleng diri, memperkokoh tanggung jawab dan patriotisme. Anggota Pramuka pun harus meningkatkan kualitas diri supaya mampu bersaing.

"Kepada para pembina Pramuka, saya berpesan agar melakukan pembinaan tanpa henti. Dari gerakan Pramuka saya harapkan menjadi tempat persemaian dari para pemimpin Kabupaten Banjar dan bangsa ke depannya," katanya.

Sementara itu wakil Bupati Banjar juga menekankan anggota Pramuka harus mampu menjadi contoh yang baik. "Anggota Pramuka jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif sebagai imbas kemajuan teknologi informasi. Gantungkanlah cita-citamu setinggi-tingginya dan belajar dengan sungguh-sungguh untuk mencapai itu," ujarnya.

Pembukaan Jambore Nasional X yang di buka langsung oleh presiden Jokowi Dodo juga dihadiri Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar H Ruspan Noor dan kepala Bappeluh Kabupaten Banjar H Edy Habsyi serta beberapa tokoh nasional, pejabat negara, dan kepala daerah, di antaranya Menko PMK Puan Maharani, Menkominfo Rudiantara, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menpora Imam Nahrawi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan pimpinan kepanduan dari negara-negara ASEAN.

Jambore Nasional merupakan pesta kegiatan Pramuka Penggalang se-Indonesia sebagai wahana untuk merajut persaudaraan dan persahabatan.

Selain kegiatan-kegiatan bersifat "fun", peserta Jambore juga melakukan kegiatan sosial, kesukarelawanan, kunjungan ke berbagai instansi pemerintahan, dan lain-lain.

Jamnas X digelar di dengan tema "Keren Gembira Asyik" sebagai salah satu upaya "rebranding" Gerakan Pramuka termasuk juga merambah dunia maya dengan tagar Hari pramuka 55 dan Jamnas 2016 yang sempat menjadi trending topik pada platform media sosial Twitter dan Facebook.

Acara juga dimeriahkan dengan agenda pemecahan rekor MURI dalam bentuk penerbangan 1.000 chuck glider oleh 1.000 peserta Jamnas.

Chuck glider merupakan model pesawat ringan dengan teknologi pesawat udara yang diterbangkan dengan cara dilemparkan. Setiap chuck glider yang diterbangkan adalah hasil karya para anggota Saka Dirgantara dengan presisi teknologi sederhana kedirgantaraan.(Tohal/f)

Pewarta: Yose Rizal

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016