Gelaran Mesiwah Pare Gumboh (MPG) ke-5 di Desa Liyu Kecamatan Halong Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan pada 21-23 juli kemarin memang lebih spesial dengan kehadiran Pasar budaya di venue dua.

Dalam gelaran tradisi masyarakat adat Dayak Deah, Desa Liyu dan Desa Gunung Riut selama tiga hari tersebut menyuguhkan aneka produk makanan, minuman dan kerajinan produksi UMKM lokal.

Baca juga: Gubernur Kalsel: Pasar Wadai Ramadhan bagian dari budaya daerah

"Pasar Budaya ini jadi ajang mempromosikan produk UMKM lokal binaan Adaro," ungkap Fiteriyadi perwakilan PT Adaro Indonesia.

Sebelumnya Desa liyu merupakan salah satu binaan Yayasan Adaro Bangun Negeri sejak tahun 2011 dan Adaro selalu support untuk kegiatan MPG mulai dari MPG 1 berkelanjutan sampai MPG 5, dan di MPG ke 5 kali ini juga melibatkan 10 UMKM binaan Adaro.

UMKM binaan yang berpartisipasi pada Pasar Budaya MPG ke-5 yakni Istana kelulut, sasirangan lampihong, sirup batu mandi, karya anyaman lampihong, kerupuk waluh Kecamatan Juai,  keripik bunda Kecamatan Paringin, keripik Batu Mandi, hanauku gula aren Kecamatan Awayan, kacang, mandai hingga stik bawang Kecamatan Awayan.

Para pelaku UMKM yang tergabung dalam gerakan kewirausahaan nasional berhasil meraih omset Rp20 juta sampai Rp60 juta per hari selama gelaran.

Baca juga: Ibay, Sang pencetus budaya pantun Banjar di Pasar Terapung
 
Pasar budaya pada gelaran Mesiwah Pare Gumboh ke-5 di Desa Liyu Kabupaten Balangan. (ANTARA/HO-YABN)
Fajerianur Mus'adi selaku Community Relations Insight and Engagement Section Head PT Adaro indonesia mengatakan sekitar 50 UMKM di Kabupaten Balangan yang menjadi binaan PT Adaro Indonesia. 

Selanjutnya dukungan Adaro terhadap tradisi MPG  Desa Liyu menjadi salah satu dukungan perusahaan terhadap pelestarian budaya Dayak Deah di Kabupaten Balangan. 

Bupati Balangan Abdul Hadi yang hadir pada kesempatan itu mengatakan, keberagaman yang ada di Liyu mengisyaratkan kebersamaan masyarakat yang sangat erat.

Dengan terus mempertahankan adat istiadat dan mengembangkan Desa Liyu sebagai desa wisata secara lebih luas, secara tidak langsung akan mengangkat potensi UMKM yang ada di Kabupaten Balangan.(Adv)

Baca juga: Pasar Budaya Racah Mampulang Ajang Pelestarian Kesenian Tradisional

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023