Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan peringatan bagi masyarakat untuk selalu mencek kesehatan, khususnya untuk penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.
 
Sebab, kata Analis Kesehatan Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Kalsel dr Hj Noor Herawati di Banjarmasin, Kamis, sebanyak 76,1 persen orang tidak menyadari mereka mengidap hipertensi.
 
"Ini data nasional tahun 2023, karena penyakit hipertensi ini seringkali tanpa gejala," ujarnya.
 
Menurut dia, yang harus diwaspadai tekanan darah tinggi, yakni secara menetap berada di atas 140 per 90 mmHg.
 
Seringkali kondisi seperti ini tidak mengalami gejala atau rasa sakit, ungkap Noor Herawati, sehingga terabaikan untuk memeriksakan diri ke tempat kesehatan.
 
"Padahal hipertensi yang tidak baik bisa berakibat fatal, karena bisa menyebabkan komplikasi penyakit," paparnya.
 
Penyakit yang bisa ditimbulkan dari penyakit hipertensi itu jika tidak diobati, ungkap Noor Herawati, seperti serangan jantung, gagal ginjal, struk, kebutaan dan gagal jantung.
 
Itu sebabnya, peringatan Hari Hipertensi se-Dunia, yang dirayakan setiap 17 Mei, ujar Noor Herawati, tahun ini mengangkat tema "ukur tekanan darah Anda secara akurat, kendalikan untuk hidup lebih lama".
 
Dinyatakan dia, penyakit hipertensi di Kalsel khususnya juga masuk jajaran teratas yang harus diwaspadai.
 
Dia pun mengatakan, semua harus bisa waspada, sering mengecek kesehatan, kemudian menerapkan hidup "cerdik", yakni cek kesehatan secara berkala, tinggalkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres.
 
"Kesehatan dimulai dari kita sendiri," demikian kata Noor Herawati.
 
 
 

Pewarta: Sukarli

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023