Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Kemah Bela Negara Tingkat Nasional 2023 yang akan dihadiri anggota Pramuka se-Indonesia.
 
Gelar Kemah Bela Negara Tingkat Nasional di Kalsel dijadwalkan pada Oktober 2023 yang dihadiri anggota Pramuka seluruh provinsi di Indonesia.
 
"Diperkirakan sebanyak 1.700 lebih anggota Pramuka dari perwakilan seluruh provinsi di Indonesia hadir pada gelar Kemah Bela Negara di provinsi kita ini," ujar Ketua Panitia Pelaksana Kemah Bela Negara Tingkat Nasional 2023, Agus Salim di Banjarbaru, Selasa.

Baca juga: Kamabicab minta Pramuka Batola bantu atasi stunting
 
Gelaran nasional ini, ucap dia, harus dipersiapkan dengan sangat matang sehingga bisa sukses sesuai yang diharapkan seluruh insan pramuka dan masyarakat.

Sebagian langkah keseriusan persiapan gelar ini, panitia gelar Kemah Bela Negara bersama Pemprov Kalsel mengintensifkan gelar rapat koordinasi.
 
"Pemprov Kalsel sangat mendukung sekali. Insya Allah kita bisa sukses dalam pelaksanaan Kemah Bela negara Tingkat Nasional ini," kata Agus.
 
Agus mengatakan panitia menargetkan 1.782 peserta didik dan pendamping se-Indonesia mengikuti Kemah Bela Negara Tingkat Nasional di Kalsel.

Baca juga: Gubernur Kalsel: Pramuka berperan aktif bantu tangani COVID-19
 
“Sasaran kita 34 provinsi, ditambah cabang 13 kabupaten kota se-Kalsel, kalau semua bisa berhadir totalnya bisa 1.700 lebih,” ujarnya.
 
Sedangkan untuk persiapan, ada waktu satu bulan untuk meninjau dan memantau titik-titik lokasi yang akan menjadi tempat kemahnya.

“Untuk lokasi sudah kita survei dan tinggal merapikan saja,” jelasnya.
 
Agus mengatakan, dari hasil rapat pertama ini telah ditetapkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang turut membantu, yaitu, Dinas Kesehatan, diminta untuk menyiapkan tenaga kesehatan di setiap acara dan menyiapkan rumah sakit rujukan apabila ada kejadian yang tidak diinginkan.

Baca juga: Kemenkumham Kalsel perintahkan UPT Lapas gelar Gerakan Pramuka
 
Kemudian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalsel diminta untuk memperbaiki jalan menuju Kabupaten Tanah laut, menyiapkan mobile wc portabel dan ketersediaan air bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman.
 
Selanjutnya, kata Agus, Dinas Perhubungan memastikan kelancaran arus lalu lintas, menyiapkan angkutan dan memastikan berapa jumlah peserta yang hadir.

"Adapun Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel memastikan jaringan internet tidak terganggu dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel menyiapkan kegiatan olahraga tradisional dan lainnya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Achmadi mengatakan, sebagai salah satu instansi yang dipercaya ikut terlibat dalam kepanitiaan, instansinya siap mengerahkan kekuatan sumber daya yang ada.

Baca juga: Pawai obor keliling meriahkan hari jadi Pramuka dan Provinsi Kalsel
 
“Kami sudah siapkan water treatment satu unit, mobil tangki air muatan 5 ribu liter sebanyak tiga unit dan dapur umum lapangan sebanyak tiga unit, serta seratus personel yang akan diturunkan,” tuturnya.
 
Dia menambahkan, pihaknya dipercaya untuk mempersiapkan konsumsi para peserta dan panitia yang diperkirakan mencapai 2 ribu orang untuk tiga kali dalam satu hari.
 
"Kami siap menyiapkan kurang lebih 2 ribuan lebih konsumsi untuk tiga kali makan satu hari," ucap Achmadi.
 
Ada tiga lokasi gelar Kemah Bela Negara Tingkat Nasional para anggota Pramuka se-Indonesia tersebut, yakni Kiram Park dan Tahura Kabupaten Banjar dan Batakan Baru Kabupaten Tanah Laut.

Baca juga: Pawai obor keliling meriahkan hari jadi Pramuka dan Provinsi Kalsel

Pewarta: Sukarli

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023