Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, H Abdul Latief mengunjungi DPRD provinsi tersebut secara tiba-tiba, Jumat pagi.
Kunjungan secara tiba-tiba dari orang nomor satu di jajaran pemerintah kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) itu mengagetkan karyawan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel)
Begitu pula Satuan Pengamanan (Satpam) DPRD Kalsel kaget melihat mobil plat merah DA 1 E tanpa pengawalan masuk halaman "Rumah Banjar" (gedung DPRD Kalsel) sekitar pukul 09.00 wita.
Bupati HST langsung masuk lift dan menuju ruang Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel di lantai III Rumah Banjar, sesudah berbincang-bincang sebentar dengan karyawan Sekretariat Dewan (Setwan) tersebut.
Mantan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel tersebut berbincang-bincang pula dan bernostalgia dengan rekan-rekannya ketika masih sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota itu.
"Kunjungan aku ke dewan ini hanya untuk bertemu kawan-kawan, tidak ada tujuan tertentu," ujar mantan anggota DPRD provinsi asal daerah pemilihan Kalsel IV yang meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan HST tersebut.
Ketika menjawab anggota Press Room DPRD Kalsel, dia menyatakan, akan terus membenahi kepegawaian jajaran Pemkab HST, guna meningkatkan disiplin dan kinerja mereka.
"Karena pingkatan disiplin dan kinerja itu penting, terlebih dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," demikian Abd Latief.
Kedatangan orang nomor satu di jajaran Pemkab HST atau "Bumi Murakata" itu ke DPRD Kalsel hanya mengenakan pakaian preman biasa (baju batik), tanpa tanda jabatan Bupati.
Kemudian sekitar pukul 10.00 wita, Bupati HST bersama beberapa staf Pemkab tersebut bersilaturahmi dengan para pemimpin redaksi/media massa yang ada di ibukota Kalsel di Rumah Makan D`Cost Banjarmasin.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016
Kunjungan secara tiba-tiba dari orang nomor satu di jajaran pemerintah kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) itu mengagetkan karyawan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel)
Begitu pula Satuan Pengamanan (Satpam) DPRD Kalsel kaget melihat mobil plat merah DA 1 E tanpa pengawalan masuk halaman "Rumah Banjar" (gedung DPRD Kalsel) sekitar pukul 09.00 wita.
Bupati HST langsung masuk lift dan menuju ruang Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel di lantai III Rumah Banjar, sesudah berbincang-bincang sebentar dengan karyawan Sekretariat Dewan (Setwan) tersebut.
Mantan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel tersebut berbincang-bincang pula dan bernostalgia dengan rekan-rekannya ketika masih sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota itu.
"Kunjungan aku ke dewan ini hanya untuk bertemu kawan-kawan, tidak ada tujuan tertentu," ujar mantan anggota DPRD provinsi asal daerah pemilihan Kalsel IV yang meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan HST tersebut.
Ketika menjawab anggota Press Room DPRD Kalsel, dia menyatakan, akan terus membenahi kepegawaian jajaran Pemkab HST, guna meningkatkan disiplin dan kinerja mereka.
"Karena pingkatan disiplin dan kinerja itu penting, terlebih dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," demikian Abd Latief.
Kedatangan orang nomor satu di jajaran Pemkab HST atau "Bumi Murakata" itu ke DPRD Kalsel hanya mengenakan pakaian preman biasa (baju batik), tanpa tanda jabatan Bupati.
Kemudian sekitar pukul 10.00 wita, Bupati HST bersama beberapa staf Pemkab tersebut bersilaturahmi dengan para pemimpin redaksi/media massa yang ada di ibukota Kalsel di Rumah Makan D`Cost Banjarmasin.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016