Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggandeng Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) yang merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan guna memperkuat potensi SAR.

"Kami menyambut baik penandatanganan kerja sama dengan Baguna ini, semoga ke depannya bisa selalu bersama dalam menangani bencana dan meningkatkan potensi sumber daya tim rescue di Kalimantan Selatan," terang Kepala Basarnas Banjarmasin Slamet Riyadi di Banjarmasin, Senin.

Diungkapkan dia, Basarnas sangat berharap adanya dukungan semua pihak menjadi potensi SAR dalam pelaksanaan operasi SAR sesuai dengan permintaan Basarnas.

Adapun bantuan yang diberikan oleh instansi atau organisasi bersifat tidak mengikat. Potensi SAR yang tergabung dalam pelaksanaan operasi SAR tersebut berada di bawah koordinasi operasi Basarnas.

"Kami berterima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang selama ini jadi relawan setiap operasi SAR, sehingga setiap kali penanganan musibah bencana ataupun kecelakaan dapat berjalan maksimal sesuai harapan bersama," tuturnya.
Kepala Basarnas Banjarmasin Slamet Riyadi saat penandatanganan kerja sama dengan Kepala Baguna Kalsel Rizal Nagara. (ANTARA/Firman)


Sementara Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel M Syaripuddin mengapresiasi kerja sama tersebut yang merupakan pertama di Indonesia yang dijalin oleh Baguna di daerah dengan Basarnas.

"Baguna Kalsel sangat aktif dengan kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan, DPD berkomitmen untuk selalu mendukung dari segi pemikiran maupun fasilitas," katanya mewakili sang ketua Mardani H Maming.

Kepala Baguna Kalsel Rizal Nagara menyampaikan pihaknya berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap keadaan serta konsisten untuk selalu melakukan kerja kemanusiaan.

"Tidak hanya dalam bidang kebencanaan, kami juga rutin melakukan pendampingan kepada pasien tidak mampu untuk berobat ke rumah sakit. Selain itu, bantuan-bantuan sosial seperti sembako juga rutin agar kehadiran kami senantiasa menebar manfaat," tuturnya.

Pewarta: Firman

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021