Islamic Center yang direncanakan akan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan wisata religi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sudah memasuki tahap pembangunan untuk masjid induk, di Halamau, Kecamatan Sungai Raya.

Pembangunan mulai dilaksanakan beberapa bulan silam diawali dengan pemasangan tiang pancang, hingga kini terus berjalan dengan pengecoran lantai dasar atau basement. Selain pembangunan fisik secara, maka dilakukan pula penentuan arah kiblat untuk menentukan dalam fungsinya sebagai tempat ibadah bagi umat muslim yaitu sholat.

Baca juga: Pembangunan Islamic Center HSS diharapkan selesai tepat waktu

"Kami berterima kasih kepada pihak Kementerian Agama yang telah melakukan pengukuran hari ini, kita sangat bersyukur hari ini telah dapat dipastikan bahwa pembangunan masjid di Kompleks Islamic Center ini sudah sesuai arah kiblatnya," kata Bupati HSS, H Achmad Fikry yang didampingi Wakil Bupati Syamsuri Arsyad, Senin (21/6).

Dijelaskan dia, arah kiblat dipastikan karena sangat berhubungan dengan pekerjaan selanjutnya, yakni pemasangan keramik di lantai dasar yang nanti akan menjadi acuan pelaksanaan sholat.

Ketua Umum MUI, TGH. Muhammad Ridwan Basri (Guru Kapuh), mengatakan kegiatan kali ini ingin memastikan kembali posisi kiblat setelah dilakukan pengecoran lantai, dan sebenarnya pun pengukuran sudah dilakukan pada saat awal pembangunan.

Baca juga: Pembangunan Islamic Center HSS tahap dua capai Rp50 miliar

Namun pihaknya perlu ukur ulang kembali untuk memastikan kalau-kalau ada terjadi pergeseran selama pembangunan berlangsung, dan sudah dipastikan bahwa arah kiblat tetap sebagaimana semula, sehingga akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang nanti melaksanakan ibadah di tempat tersebut.

Pengukuran dilakukan pihak Kementerian Agama HSS didampingi beberapa pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) HSS, serta dihadiri Kepala Kementerian Agama Saribuddin, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra HSS, serta beberapa kepala OPD dan kepala bagian di lingkup Pemkab HSS dan pelaksana proyek pembangunan.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021