Saham-saham Spanyol kembali ditutup naik tajam pada perdagangan Selasa (10/11/2020), mencatat keuntungan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid melambung 3,38 persen atau 252,00 poin, menjadi menetap di 7.711,40 poin.

Indeks IBEX 35 bangkit 8,57 persen atau 589,00 poin menjadi 7.549,40 poin pada Senin (9/11/2020), setelah jatuh 0,78 persen atau 53,80 poin menjadi 6.870,40 poin pada Jumat (6/11/2020), dan bertambah 2,10 persen atau 142,30 poin menjadi 6.924,20 poin pada Kamis (5/11/2020).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen dari indeks IBEX 35, sebanyak 26 saham berhasil membukukan keuntungan dan sembilan saham lainnya mengalami kerugian.

Repsol SA, perusahaan minyak, gas dan petrokimia Spanyol berhasil meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 12,05 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol CaixaBank SA dan Bankia SA, yang masing-masing terdongkrak10,05 persen dan 9,60 persen.

Di sisi lain, perusahaan farmasi Spanyol Pharma Mar SA menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 9,00 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan infrastruktur dan layanan telekomunikasi nirkabel Spanyol Cellnex Telecom SA yang jatuh 2,40 persen, serta perusahaan pembangkit listrik tenaga surya Solaria Energia y Medio Ambiente merosot 2,28 persen.

 

Pewarta: Apep Suhendar

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020