Nunukan, (Antaranews Kalsel) - Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat undangan berlaga pada ajang Brunai Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina East Asean Growth Area (BIMP-EAGA) Friendship Games yang dilaksanakan di Negeri Sabah, Malaysia.
 

Undangan ini disampaikan langsung pemerintah Negeri Sabah melalui Malaysia Police Liaison Officer di Kota Tarakan yang digelar di Labuan, Sabah, 6-10 Desember 2014, kata Pejabat Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie di Tarakan, Minggu.

Pada ajang BIMP-EAGA Friendship Games yang diikuti empat negara yakni Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina ini mempertandingkan 10 cabang olahraga yaitu pencak silat, atletik, sepak takraw, futsal, voli pasir, panahan, bulu tangkis, sepak bola, bola basket dan boling.

Menurut Irianto Lambrie, Malaysia sebagai tuan rumah sangat mengharapkan Provinsi Kaltara mengirimkan atletnya sebagai langkah mempererat jalinan silaturahmi dan persahabatan apalagi provinsi ini berbatasan langsung dengan Malaysia bagian timur.

"Pihak tuan rumah (Malaysia) mengharapkan sekali kita (Kaltara) bisa mengirimkan atletnya ke kejuaraan BIMP-EAGA di Labuan. Undangan ini juga merupakan kehormatan buat Provinsi Kaltara," ujarnya.

BIMP-EAGA yang dibentuk pada 1994 adalah untuk menyelaraskan pembangunan ekonomi di empat negara yang tergabung khususnya daerah-daerah yang secara geografis jauh dari ibukota negaranya masing-masing tetapi memiliki potensi yang menjanjikan.

Sementara tujuan dari kerjasama tersebut adalah meningkatkan perdagangan, pariwisata dan investasi di dalam dan luar kawasan dengan cara memfasilitasi pergerakan masyarakat, barang dan jasa dengan bebas, memaksimalkan manfaat dari sumber daya alam dan infrastruktur serta memaksimalkan peran dari kerjasama ekonomi itu sendiri.

Irianto mengatakan, untuk kejuaraan BIMP-EAGA Friendship Games di Labuan pada Desember 2014 tersebut daerah di Indonesia yang diundang adalah Provinsi Kaltara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Maluku dan Irian Jaya.

Mengenai atlet cabang olahraga yang akan diutus Pemprov Kaltara, Irianto Lambrie mengutarakan, baru akan membicarakannya dengan KONI setempat, termasuk membahas masalah kemampuan dan ketersediaan anggaran yang dibutuhkan./e

Pewarta: M Rusman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2014